Notification

×

Iklan

Gemini-Generated-Image-ga8bifga8bifga8b

Iklan

Gemini-Generated-Image-o40kr0o40kr0o40k

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tudang Sipulung PPP di Gowa: Dzikir Bersama, Silaturahmi Kader, hingga Konsolidasi Organisasi

Selasa, 29 September 2026 | September 29, 2026 WIB Last Updated 2026-09-29T00:54:14Z
Dokumentasi kontributor Celebes Post 


GOWA, CELEBES POST — Suasana silaturahmi dan konsolidasi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mewarnai kegiatan Tudang Sipulung dan Temu Kader yang digelar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.


Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dzikir dan doa bersama masyarakat Gowa serta simpatisan PPP, sekaligus momentum grand opening Arifah Convention Hall yang bertepatan dengan hari lahir Bendahara Umum DPP PPP, H. Imam Fauzan Amir Uskara, B.Bus.


Rangkaian dzikir dan doa dipimpin KH Abu Bakar Paka, sementara ceramah keagamaan disampaikan ustaz kondang Hilman Fauzi. Kehadiran tokoh agama, pengurus partai, kader, serta masyarakat membuat kegiatan tersebut tidak hanya bernuansa silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai unsur PPP di Sulawesi Selatan.


Ketua Umum DPP PPP Muh. Mardiono dalam sambutannya menyinggung pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi dinamika politik dan perkembangan situasi global.


Ia menggunakan perumpamaan tentang seorang sutradara yang bekerja di balik layar untuk menggambarkan bahwa dalam sebuah permainan atau proses politik, terdapat pihak-pihak yang bekerja dan memainkan peran meski tidak selalu terlihat secara langsung.


Mardiono juga menyampaikan bahwa kondisi dunia saat ini menghadapi berbagai dinamika geopolitik yang dapat memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, terutama pada sektor pangan dan energi.


Menurut dia, perkembangan konflik dan ketegangan antarnegara dapat berpengaruh terhadap lalu lintas ekonomi dunia. Karena itu, ketahanan pangan dan energi dinilai menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.


“Pangan adalah hak rakyat dan bangsa,” demikian inti pesan Mardiono dalam sambutannya.

 

Ia menekankan bahwa Indonesia perlu memperkuat ketahanan pangan agar tidak terlalu bergantung pada kondisi negara lain.


Selain pangan, Mardiono juga menyoroti persoalan energi. Menurutnya, dinamika geopolitik internasional berpotensi memberikan tekanan terhadap stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat apabila berlangsung berkepanjangan.


Dalam kesempatan tersebut, Mardiono juga mengingatkan mengenai persoalan moral dan hukum, termasuk korupsi yang menurutnya masih menjadi tantangan bangsa.


Ia mengajak masyarakat dan kader PPP untuk tetap memperhatikan persoalan tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Ilham Fauzi: Konsolidasi Organisasi Terus Diperkuat


Sementara itu, Muh. Ilham Fauzi Amir Uskara menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pengurus, kader, tokoh agama, serta masyarakat dalam kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Ilham menilai kehadiran Ketua Umum DPP PPP di Sulawesi Selatan menjadi bagian penting dari proses konsolidasi organisasi.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPP dan DPW dan DPC PPP yang hadir dalam kegiatan tersebut.


Ilham kemudian memaparkan sejumlah perkembangan organisasi PPP Sulawesi Selatan. Ia menyebut proses musyawarah cabang di sejumlah kabupaten/kota telah dilaksanakan dan konsolidasi struktur organisasi masih terus berjalan.


Menurut laporan yang disampaikannya, dari 21 kabupaten/kota, terdapat tiga daerah yang disebut penunjukan langsung struktur sehingga proses organisasi di daerah tersebut berjalan sesuai mekanisme yang ada.


Ia juga menyampaikan bahwa proses pembentukan struktur di tingkat bawah dilakukan secara bertahap dan ditargetkan dapat dituntaskan pada Oktober.


“Insya Allah di bulan Oktober seluruh kegiatan dapat diselesaikan sehingga struktur kita sudah kuat hingga ke tingkat bawah,” ujar Ilham dalam sambutannya.

 

Selain agenda konsolidasi internal, Ilham juga menyinggung keterlibatan PPP Sulawesi Selatan dalam kegiatan PPP Muda di Yogyakarta.


Ia menyebut kontingen PPP Sulawesi Selatan mengirimkan sekitar 20 peserta. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam memperkuat regenerasi dan aktivitas kepartaian.


Ilham juga menyoroti perlunya penguatan gerakan pemuda di lingkungan PPP Sulawesi Selatan agar kaderisasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.


Bukan Sekadar Silaturahmi


Kegiatan Tudang Sipulung tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda seremonial. Pertemuan itu mempertemukan unsur DPP, DPW, pimpinan fraksi, pengurus daerah, kader, tokoh agama, dan masyarakat dalam satu forum.


Di tengah dinamika politik nasional dan daerah, forum semacam ini menjadi ruang bagi partai untuk menyampaikan pesan organisasi sekaligus memperkuat komunikasi internal.


Bagi PPP Sulawesi Selatan, agenda tersebut juga menjadi momentum untuk melaporkan perkembangan konsolidasi struktur serta mempersiapkan agenda organisasi berikutnya.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan suasana silaturahmi dan kebersamaan antara jajaran pengurus PPP, kader, simpatisan, serta masyarakat yang hadir.


Dengan demikian, Tudang Sipulung PPP di Gowa tidak hanya menghadirkan doa dan dzikir bersama, tetapi juga menjadi panggung konsolidasi organisasi, penyampaian pesan kebangsaan, serta penguatan komunikasi antara struktur partai dan kader di Sulawesi Selatan.



Adi Kruch CELEBES POST 

×
Berita Terbaru Update