Notification

×

Iklan

Gemini-Generated-Image-ga8bifga8bifga8b

Iklan

Gemini-Generated-Image-o40kr0o40kr0o40k

Indeks Berita

Tag Terpopuler

ANGGARU, PADUPPA, DAN PENYERAHAN PATAKA WARNAI PERGANTIAN KAPOLDA SULSEL, AWAL CHAIRUDDIN PIMPIN ESTAFET PENGABDIAN

Sabtu, 10 Oktober 2026 | Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-09T23:29:00Z
Tradisi penyambutan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan yang baru, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., 


CELEBES POST | MAKASSAR, SULSEL — Suasana khidmat dan penuh makna budaya mewarnai tradisi penyambutan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan yang baru, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., sekaligus pelepasan pejabat lama, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. Prosesi yang berlangsung di Markas Polda Sulawesi Selatan, Jumat (9/10/2026), menjadi penanda peralihan kepemimpinan sekaligus momentum memperkuat komitmen pengabdian Polri kepada masyarakat.


Kedatangan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin bersama sang istri, Ny. Dewi Awal Chairuddin, disambut langsung oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama istrinya, Ny. Luciana Gidion, serta jajaran pejabat utama dan personel Polda Sulsel.


Bukan sekadar seremoni penyambutan, tradisi tersebut menghadirkan pesan tentang kehormatan, kesetiaan, dan tanggung jawab yang menyertai setiap pergantian pucuk pimpinan di tubuh kepolisian.


Kedatangan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin bersama sang istri, Ny. Dewi Awal Chairuddin, disambut langsung oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., bersama istrinya, Ny. Luciana Gidion,


Angngaru dan Padduppa, Simbol Kehormatan Tanah Bugis-Makassar


Rangkaian penyambutan diawali dengan angngaru, ikrar kesetiaan yang lekat dengan tradisi masyarakat Bugis-Makassar. Suasana kemudian dilanjutkan dengan jajar kehormatan dan tarian tradisional Padduppa sebagai ungkapan penghormatan sekaligus sambutan bagi pimpinan baru Polda Sulsel.


Nuansa budaya yang mengiringi prosesi tersebut menjadi bagian penting dari tradisi institusi, mempertemukan nilai-nilai kearifan lokal dengan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian.


Di tengah barisan personel yang menyambut kedatangan mereka, Irjen Pol. M. Awal Chairuddin bersama Ny. Dewi Awal Chairuddin menyempatkan diri menyapa jajaran anggota. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu mencerminkan kebersamaan keluarga besar Polda Sulsel dalam menyambut kepemimpinan yang baru.


Dokumentasi kontributor Celebes Post 


Penyerahan Pataka, Amanah dan Tanggung Jawab Kepemimpinan


Prosesi kemudian berlanjut pada Laporan Kesatuan dan penyerahan Pataka Polda Sulsel. Pataka tersebut menjadi simbol kehormatan institusi sekaligus representasi amanah kepemimpinan yang harus dijaga dalam melanjutkan pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.


Pergantian pimpinan tidak hanya menandai perubahan figur di pucuk organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi bagian dari kesinambungan tanggung jawab institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Selatan.


Pada kesempatan yang sama, digelar Rapat Paripurna Bhayangkari serta serah terima jabatan Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) dari Ny. Upi Djuhandhani kepada Ny. Dewi Awal Chairuddin.


Peralihan peran tersebut menjadi bagian dari kesinambungan perhatian, dukungan, dan pendampingan bagi para Polwan di lingkungan Polda Sulsel.


Farewell Parade, Penghormatan atas Pengabdian Pejabat Lama


Sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama, rangkaian kegiatan ditutup dengan farewell parade atau parade pelepasan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol. M. Awal Chairuddin.


Pelepasan itu menjadi ungkapan penghargaan institusi atas dedikasi dan pengabdian Djuhandhani selama memimpin Polda Sulsel.


Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi Awal Chairuddin dalam melanjutkan roda organisasi, menjaga soliditas personel, dan memastikan pelayanan kepolisian tetap berjalan secara berkesinambungan.


Kabid Humas: Bukan Sekadar Seremoni Pergantian Pimpinan


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa tradisi penyambutan dan pelepasan merupakan bagian dari mekanisme penghormatan institusi setiap kali terjadi pergantian pimpinan di lingkungan Polda Sulsel.


"Pada hari ini, Polda Sulsel melaksanakan tradisi penyambutan Kapolda baru dan pelepasan pejabat lama sebagai bentuk penghormatan serta apresiasi atas pengabdian selama memimpin jajaran Polda Sulsel," ujar Kombes Pol. Didik.


Ia menegaskan, tradisi tersebut tidak semata-mata menjadi seremoni formal, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memelihara soliditas, dan memperkuat komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas organisasi sekaligus mendorong pelaksanaan tugas kepolisian agar terus berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Menatap Kepemimpinan Baru, Menjaga Kepercayaan Publik


Melalui pergantian kepemimpinan ini, Polda Sulsel diharapkan mampu menjaga kesinambungan program dan kinerja organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta memperkuat kualitas pelayanan publik.


Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Sulawesi Selatan.


Tradisi yang mempertemukan angngaru, jajar kehormatan, Padduppa, penyerahan Pataka, hingga farewell parade tersebut menandai satu babak baru perjalanan kepemimpinan Polda Sulsel.


Kini, estafet tanggung jawab berada di tangan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin. Harapan terhadap kepemimpinan baru itu bertumpu pada kesinambungan pengabdian, penguatan profesionalisme, dan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat.


Sebab, pada akhirnya, kehormatan sebuah institusi bukan hanya tercermin dalam tradisi dan seremoni, melainkan juga dalam pelaksanaan tugas, perlindungan terhadap masyarakat, serta kepercayaan publik yang terus dijaga melalui tindakan nyata.



DDL | CELEBES POS — Pewarta Penyambung Lidah Rakyat 

×
Berita Terbaru Update