![]() |
| Dokumentasi kontributor Celebes Post |
CELEBES POST | MAKASSAR — Kinerja personel, kedisiplinan, dan penanganan laporan masyarakat menjadi perhatian Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Idris, SH, MH, saat memimpin Analisa dan Evaluasi (Anev) rutin di Polsek Tamalate, Kamis (15/10/2026). Dalam evaluasi yang diikuti personel lintas fungsi tersebut, ia menegaskan bahwa Anev tidak boleh berhenti sebagai agenda formalitas, tetapi harus menjadi sarana mengidentifikasi kendala di lapangan, membenahi kekurangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang profesional serta humanis.
Kegiatan yang berlangsung di depan ruang Unit Penyelesaian Masalah Binmas Polsek Tamalate itu turut didampingi Wakapolsek Tamalate, AKP Kaharuddin. Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala unit (Kanit), perwira unit (Panit), personel Bhabinkamtibmas, serta anggota dari fungsi Samapta, Lalu Lintas, Intelkam, Reskrim, dan staf umum (Sium).
Anev Bukan Formalitas, Kekurangan Harus Dibenahi
Di hadapan personelnya, Kompol Muhammad Idris menekankan bahwa evaluasi merupakan kesempatan untuk menilai kembali pelaksanaan tugas sekaligus mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan pembenahan.
Menurutnya, setiap anggota perlu melakukan introspeksi terhadap tugas yang telah dijalankan, termasuk mengenali kendala di lapangan dan mencari langkah perbaikan yang tepat.
“Rekan-rekan sekalian, kegiatan Anev ini bukan sekadar agenda rutin atau formalitas semata. Ini adalah ruang bagi kita bersama untuk mawas diri, mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan tugas yang sudah kita kerjakan, serta mengukur apa saja kekurangan yang harus segera kita perbaiki,” ujar Kompol Muhammad Idris.
Pesan tersebut menempatkan evaluasi sebagai bagian dari tanggung jawab internal kepolisian. Sebab, pelaksanaan tugas tidak cukup hanya berjalan sesuai rutinitas, tetapi juga perlu ditinjau secara berkala agar kendala yang muncul dapat segera ditangani.
Apresiasi Personel, Kinerja Tetap Dievaluasi
Kapolsek Tamalate turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan loyalitas seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama menyangkut kinerja, penanganan laporan masyarakat, dan kedisiplinan anggota.
Ia meminta personel tidak menutup diri terhadap berbagai kendala yang dihadapi saat bertugas. Sebaliknya, setiap persoalan perlu dibicarakan secara terbuka agar dapat ditemukan solusi dan menjadi bahan penyusunan strategi pelaksanaan tugas ke depan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas rekan-rekan dalam pelaksanaan tugas. Namun, tentu ada beberapa catatan kinerja, penanganan, maupun kedisiplinan yang perlu kita benahi bersama. Mari kita diskusikan kendala di lapangan secara terbuka dan satukan langkah untuk menyusun strategi tugas ke depan yang lebih baik,” tegasnya.
Perhatian terhadap penanganan laporan masyarakat menjadi salah satu poin penting dalam evaluasi tersebut. Respons yang tepat, koordinasi yang baik, dan pelaksanaan tugas sesuai prosedur merupakan bagian dari pelayanan yang dibutuhkan warga.
Profesional, Humanis, dan Tetap Berpegang pada SOP
Selain menyoroti kinerja dan kedisiplinan, Kompol Muhammad Idris menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh personel diminta bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), menjaga integritas, serta memperkuat soliditas antaranggota.
Pendekatan humanis juga menjadi perhatian. Dalam menjalankan tugas, personel kepolisian dituntut mampu bersikap tegas sesuai aturan sekaligus mengedepankan penghormatan terhadap masyarakat.
Pelayanan yang baik bukan semata-mata diukur dari selesainya suatu pekerjaan. Kecepatan merespons kebutuhan warga, ketepatan menangani persoalan, sikap saat berinteraksi, serta tanggung jawab dalam menjalankan kewenangan juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.
Karena itu, evaluasi internal diharapkan mampu mendorong setiap fungsi bekerja lebih terarah dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan maupun persoalan sosial di tengah masyarakat.
Ukuran Evaluasi Ada pada Perbaikan Pelayanan
Melalui Anev rutin tersebut, Kapolsek Tamalate berharap seluruh personel menjadikan hasil evaluasi sebagai pedoman untuk memperbaiki kekurangan, meningkatkan koordinasi antarunit, dan memperkuat komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif.
Namun, keberhasilan evaluasi pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh terlaksananya rapat atau tersampaikannya arahan pimpinan. Hal yang tidak kalah penting ialah bagaimana hasil evaluasi itu diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Bagi masyarakat, kualitas pelayanan kepolisian dirasakan melalui tindakan nyata: laporan yang ditangani sesuai prosedur, persoalan yang direspons secara tepat, serta petugas yang menjalankan tugas dengan disiplin dan sikap humanis.
Anev menjadi salah satu instrumen untuk mendorong perbaikan tersebut. Konsistensi dalam menindaklanjuti catatan evaluasi akan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat.
eKARCA | CELEBES POST — Pewarta Penyambung Lidah Rakyat
