Notification

×

Iklan

Iklan

Menuju Kebangkitan Parantambung: Wakil Rakyat dan Tokoh Literasi Satukan Visi Bangun LPM Berbasis Pendidikan dan SDM

Sabtu, 24 Januari 2026 | Januari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-01-24T13:28:23Z

Dinamika persiapan konsolidasi pemilihan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Parantambung


CELEBES POST | Makassar — Dinamika persiapan konsolidasi pemilihan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Parantambung mulai menghangat. Tak sekadar agenda struktural, proses ini dipandang sebagai momentum penting untuk mengembalikan ruh pemberdayaan masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan dan penguatan sumber daya manusia.


Dalam wawancara eksklusif bersama Wakil Rakyat ADI AKBAR, S.Pd., M.M. menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pemilihan LPM agar berjalan sesuai regulasi dan tetap berpihak pada kepentingan warga.


“Kami sebagai wakil rakyat masih menunggu regulasi resmi dari PD terkait sistem pemilihan. Namun prinsipnya, saya mendukung penuh siapapun warga yang ingin berpartisipasi dalam kontestasi ini,” ujar Adi Akbar.

 

Anggota DPRD Kota Makassar ADI AKBAR, S.Pd., M.M. Sedang Memberikan Pemaparan

Anggota DPRD Kota Makassar ADI AKBAR, S.Pd., M.M. Sedang Memberikan Pemaparan


LPM Sebagai Mitra Strategis Pemerintah


Adi Akbar menekankan bahwa LPM bukan sekadar lembaga formal di tingkat kelurahan, melainkan mitra strategis pemerintah dalam memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal.


“Siapapun yang terpilih nantinya, harapan saya kita bisa sama-sama membangun wilayah dan membantu pemerintah kota menyukseskan program-program pelayanan publik,” katanya.


Secara khusus, Adi Akbar menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan, yang menurutnya menjadi kebutuhan mendesak warga Parantambung.


“Perbaikan manusia itu dimulai dari pendidikan. Kita butuh komunikasi aktif antara LPM dan OPD-OPD terkait, terutama untuk menghadirkan program beasiswa bagi warga kurang mampu,” tegasnya.

 


Ia juga mengakui bahwa hingga kini belum tersedia data riil terpadu mengenai jumlah siswa kurang mampu di Kelurahan Parantambung. Namun, pihaknya terus mendorong agar setiap program pendidikan—seperti KIP dan bantuan beasiswa lainnya—tersosialisasi hingga ke tingkat paling bawah.


“Yang penting, informasi itu benar-benar sampai ke masyarakat. Jangan sampai ada beasiswa, tapi warga tidak tahu,” tambahnya.

 


Terkait dukungan politik, Adi Akbar memastikan sikapnya tetap netral dan inklusif.


“Sebagai wakil rakyat, siapapun yang terpilih menjadi Ketua LPM Parantambung, saya siap mendukung dan bekerja sama,” pungkasnya.


Bahtiar Adnan Kusuma: Mengembalikan LPM Parantambung Sebagai Pusat Literasi Lorong


Sementara itu, figur lain yang mencuri perhatian dalam bursa calon Ketua LPM Parantambung adalah Bahtiar Adnan Kusuma, tokoh literasi nasional yang namanya lekat dengan kebangkitan literasi lorong di Kota Makassar.


Dengan rekam jejak mentereng—pernah mengantarkan LPM Parantambung meraih predikat LPM Terbaik I tingkat Kota Makassar tahun 2017—Bahtiar mengaku terpanggil untuk kembali memimpin.


“LPM itu adalah wadah pemberdayaan. Output-nya ada dua: memberdayakan kekuatan fisik dan memberdayakan akal pikiran atau sumber daya manusia,” jelas Bahtiar.

 

Calon Ketua LPM Parantambung adalah Bahtiar Adnan Kusuma, Tokoh literasi nasional  Sedang Memberikan Penjelasan

Calon Ketua LPM Parantambung adalah Bahtiar Adnan Kusuma, Tokoh literasi Nasional 


Menurutnya, setelah ia meninggalkan jabatan pada 2021, geliat LPM Parantambung cenderung meredup.


“Saya tidak menyebut mati suri, tapi data dan fakta menunjukkan tidak ada lagi aktivitas signifikan seperti periode 2017–2021. Padahal dulu Parantambung menjadi pusat kunjungan literasi lorong nasional,” ungkapnya lugas.


Bahtiar mengingatkan bahwa Parantambung pernah menjadi role model nasional, bahkan menjadi lokasi studi banding sejumlah daerah seperti Kabupaten Klaten dan Payakumbuh, atas penunjukan resmi pemerintah.


“Ini yang ingin kami kembalikan. LPM Parantambung harus kembali menjadi center of excellence—pusat keunggulan pengembangan SDM berbasis masyarakat,” tegasnya.


Visi Tegas dan Berani: Tanpa Kepentingan Politik, Tanpa Korupsi


Tak sekadar jargon, Bahtiar memaparkan visi yang dinilai berani dan tidak biasa. Ia menyatakan tidak akan menjadikan LPM sebagai kendaraan politik praktis, apalagi untuk kepentingan sesaat.


“Saya tidak akan membawa LPM untuk kepentingan politik. Saya juga berkomitmen tidak akan korupsi, baik APBD Kota, Provinsi, maupun APBN,” ujarnya.


Lebih jauh, ia berjanji tidak menikmati bantuan operasional secara pribadi.


“BOP akan saya terima lalu dikembalikan kepada Ketua RW sebagai modal capacity building pembangunan SDM di tingkat RW,” katanya.


Bahkan, Bahtiar menyampaikan komitmen moral yang jarang terdengar dalam kontestasi lembaga masyarakat.


“Jika dalam dua tahun visi yang saya sampaikan tidak mampu saya wujudkan, maka dengan sendirinya saya akan mengundurkan diri,” tegasnya.

 

Dokumentasi Celebes Post 

Dokumentasi Celebes Post 

Dokumentasi Celebes Post 

Dokumentasi Celebes Post 

 

LPM dan Masa Depan Parantambung


Pemilihan LPM Kelurahan Parantambung kini tak lagi sekadar pergantian kepemimpinan. Ia menjadi pertaruhan arah masa depan wilayah—apakah kembali menjadi barometer literasi dan pendidikan di Kota Makassar, atau berjalan di tempat.


Dengan dukungan wakil rakyat, tokoh masyarakat, serta visi kuat berbasis pemberdayaan manusia, masyarakat Parantambung kini menatap harapan baru: LPM yang hidup, progresif, dan benar-benar bekerja untuk warga.


MDS CELEBES POST

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update