Notification

×

Iklan

Iklan

Perampokan di BRI Link Lalong Tewaskan Penjaga, Ketua Umum IKPM WALMAS Desak Aparat Bertindak Tegas

Kamis, 19 Februari 2026 | Februari 19, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T21:22:39Z


Image
Ilustrasi Celebes Post 


CELEBES POST | WALMAS, LUWU — Dugaan perampokan berdarah terjadi di sebuah gerai BRI Link di Desa Lalong, Kabupaten Luwu. Insiden tragis tersebut menyebabkan penjaga meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat setempat.


Peristiwa ini bukan sekadar tindak kriminal biasa. Ia menjadi pukulan keras bagi rasa aman warga, sekaligus memantik gelombang kemarahan publik atas aksi kekerasan yang dinilai brutal dan tidak berperikemanusiaan.


Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian, sementara saksi-saksi dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa tersebut.


Agiel Pallawa


IKPM WALMAS: Ini Alarm Keras Bagi Keamanan Daerah


Ketua Umum Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Walenrang-Lamasi (IKPM WALMAS), Agiel Pallawa, menyampaikan sikap tegas atas tragedi tersebut.


Dengan nada emosional namun terukur, Agiel mengutuk keras tindakan kriminal yang telah merenggut nyawa dan mencederai rasa aman masyarakat.


“Kami sangat berduka dan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan tindakan biadab yang menghilangkan nyawa seseorang. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang melukai hati kita semua,” tegas Agiel.

 

Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi alarm keras bagi sistem keamanan daerah. Ia menilai kejahatan yang berujung hilangnya nyawa tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa.


“Kami mengecam keras pelaku kejahatan ini. Aparat penegak hukum harus bergerak cepat, profesional, dan transparan. Jangan sampai keadilan terasa lambat atau bahkan tumpul. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan rasa aman yang nyata,” ujarnya penuh penekanan.

 


Seruan Menahan Emosi, Jaga Kondusivitas


Di tengah gelombang emosi publik, Agiel juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda WALMAS, untuk tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.


Ia menegaskan bahwa kemarahan adalah hal yang manusiawi, namun tidak boleh berujung pada tindakan yang melanggar hukum.


“Kita boleh marah, kita boleh merasa geram, tetapi jangan sampai emosi membawa kita pada tindakan yang justru memperkeruh keadaan. Mari kita jaga kondusivitas daerah kita. Solidaritas dan kepedulian sosial harus semakin diperkuat,” tambahnya.

 


Tuntutan Keadilan dan Penguatan Sistem Keamanan


Sebagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, IKPM WALMAS menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu keamanan dan mendorong terciptanya lingkungan sosial yang aman, berkeadilan, dan bermartabat.


Agiel berharap tragedi ini menjadi pelajaran pahit bagi semua pihak untuk memperkuat sistem keamanan, pengawasan, dan respons cepat terhadap tindak kriminal di wilayah WALMAS dan Kabupaten Luwu secara luas.


“Nyawa manusia tidak dapat digantikan. Keadilan harus ditegakkan. Keamanan harus dipastikan. Dan kemanusiaan harus selalu menjadi pijakan utama,” tutupnya dengan tegas.

 

Hak Jawab dan Proses Hukum


CELEBES POST membuka ruang klarifikasi bagi aparat penegak hukum terkait perkembangan penyelidikan kasus ini. Publik kini menanti langkah cepat, tegas, dan transparan dari pihak berwenang untuk memastikan pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.


Tragedi ini bukan hanya tentang satu nyawa yang hilang. Ini tentang kepercayaan masyarakat terhadap sistem keamanan yang harus dijaga.



MDS | CELEBES POST

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update