Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polres Toraja Utara Bertindak Tegas: Budaya Tak Boleh Jadi Tameng Judi

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-01T07:34:41Z
Praktik perjudian sabung ayam kembali digulung aparat


CELEBES POST | TORAJA UTARA, SULSEL – Praktik perjudian sabung ayam kembali digulung aparat. Kali ini, jajaran Polres Toraja Utara menunjukkan taringnya dengan menggerebek arena sabung ayam ilegal di Dusun Kapa’, Kelurahan Tongonan Basse, Kecamatan Buntao, Kabupaten Toraja Utara, Minggu malam (29/03/2026).


Operasi yang melibatkan Unit Resmob Satreskrim dan Unit Patmor Sat Samapta ini bukan sekadar penindakan biasa. Ini adalah pesan keras: hukum tidak boleh kalah oleh praktik-praktik ilegal yang berlindung di balik dalih budaya.


Dalam penggerebekan tersebut, aparat berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial BL (warga Sangalla, Tana Toraja) dan MM (warga Buntao, Toraja Utara). Keduanya diduga terlibat langsung dalam aktivitas perjudian sabung ayam yang telah meresahkan masyarakat sekitar.




1 ekor ayam jantan siap adu, 1 ekor ayam hasil aduan, 3 helai bulu ayam, 2 potongan isolasi hitam, 19 unit sepeda motor yang diduga milik para penjudi, serta uang tunai sebesar Rp500.000.


Tak hanya pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu praktik perjudian tersebut. Di antaranya 1 ekor ayam jantan siap adu, 1 ekor ayam hasil aduan, 3 helai bulu ayam, 2 potongan isolasi hitam, 19 unit sepeda motor yang diduga milik para penjudi, serta uang tunai sebesar Rp500.000.


Kapolres Toraja Utara, Stephanus Luckyto A.W., menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban dan menegakkan hukum di wilayahnya.


“Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah. Kami tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk perjudian, apalagi yang mencoba berlindung di balik isu adat atau budaya,” tegasnya.


Pernyataan tersebut menjadi garis tegas antara nilai budaya dan praktik menyimpang. Sabung ayam, yang kerap diklaim sebagai bagian dari tradisi, kini semakin sering disalahgunakan menjadi ajang perjudian yang merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat.


Fenomena ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi kehidupan sosial. Judi, dalam bentuk apa pun, telah lama menjadi akar persoalan: memicu konflik, merusak ekonomi keluarga, hingga membuka celah kriminalitas lainnya.


Polres Toraja Utara pun mengajak masyarakat untuk tidak takut bersuara. Peran publik dinilai sangat krusial dalam memutus mata rantai perjudian yang kerap bergerak secara sembunyi-sembunyi.


“Kami menjamin tidak ada toleransi. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak. Jangan biarkan lingkungan kita rusak oleh praktik ilegal,” lanjut Kapolres dengan nada tegas.


Kini, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Toraja Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Langkah tegas ini diharapkan menjadi efek jera, sekaligus peringatan bagi pihak lain yang masih nekat menjalankan praktik serupa. Negara hadir, hukum bekerja, dan masyarakat berhak hidup dalam lingkungan yang bersih dari perjudian.


(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

×
Berita Terbaru Update