![]() |
| Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 dari UIN Alauddin Makassar |
CELEBES POST | SIDRAP — Semangat pengabdian mahasiswa kembali menemukan maknanya di tengah masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 dari UIN Alauddin Makassar menggelar Seminar Program Kerja (Proker) di Kantor Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (08/04/2026) pukul 10.00 WITA.
Kegiatan ini dihadiri oleh pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kecamatan. Seminar tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program kerja mahasiswa dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Program Berbasis Kebutuhan Nyata
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menegaskan bahwa seluruh program yang dirancang tidak bersifat seremonial, melainkan berbasis kebutuhan konkret masyarakat. Dua program unggulan menjadi fokus utama, yakni pemetaan wilayah dan aksi lingkungan.
Program pemetaan wilayah dilakukan melalui pembaruan data spasial dan penyusunan peta digital Kelurahan Panreng. Langkah ini dinilai penting guna mendukung tata kelola administrasi yang lebih modern, akurat, dan berbasis data.
![]() |
| Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 dari UIN Alauddin Makassar |
Sementara itu, melalui program “Aksi Hijau”, mahasiswa membagikan bibit pohon alpukat dan sukun kepada warga. Program ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
Sorotan pada Pendidikan dan Perlindungan Anak
Selain program berbasis lingkungan dan ekonomi, mahasiswa juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan sosial, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui sosialisasi anti-bullying yang menyasar siswa Sekolah Dasar (SD), mahasiswa berupaya menanamkan nilai-nilai empati dan kesadaran sosial sejak dini.
“Edukasi anti-bullying sangat penting untuk mencegah dampak psikologis jangka panjang pada anak. Ini bukan sekadar isu sekolah, tetapi menyangkut masa depan generasi,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa dalam seminar tersebut.
Langkah ini dinilai relevan di tengah meningkatnya kasus perundungan yang kerap luput dari perhatian, khususnya di wilayah pedesaan.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah
Kepala Kelurahan Panreng, Andi Zainal Fachruddin, S.P., menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kualitas program yang diusung mahasiswa KKN. Ia menilai program tersebut memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan masyarakat serta berorientasi pada keberlanjutan.
“Pemerintah kelurahan menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap program kerja ini. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi energi positif dalam mendorong kemajuan dan kemandirian Kelurahan Panreng,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga program yang telah dirancang tidak berhenti pada masa KKN semata, tetapi dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.
Diskusi Partisipatif
Seminar berlangsung interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Sejumlah masukan dan saran konstruktif disampaikan guna menyempurnakan implementasi program kerja ke depan.
Keterlibatan masyarakat dalam forum ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran kolektif bahwa pembangunan desa harus dilakukan secara kolaboratif, tidak hanya bergantung pada pemerintah atau pihak eksternal.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk bersinergi dalam mewujudkan Kelurahan Panreng yang mandiri, harmonis, dan berkelanjutan.
NK CELEBES POST

