Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Misteri Kematian Wanita Selayar di Hotel Makassar Menggema, LBH MRI Desak Polisi Bongkar Dugaan Motif Tersembunyi

Selasa, 26 Mei 2026 | Mei 26, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T13:58:14Z
Perempuan asal Kepulauan Selayar berinisial MH (40) di salah satu hotel kawasan Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Rappocini


MAKASSAR, CELEBES POST Kasus kematian tragis seorang perempuan asal Kepulauan Selayar berinisial MH (40) di salah satu hotel kawasan Jalan Sungai Saddang, Kecamatan Rappocini, Makassar, kini menjadi perhatian luas masyarakat. Peristiwa yang menyisakan duka mendalam bagi keluarga itu memunculkan banyak tanda tanya dan dugaan adanya fakta lain yang belum terungkap ke publik.


Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotel pada Rabu, 20 Mei 2026, dalam kondisi yang disebut sangat memprihatinkan. Dari informasi yang dihimpun, mulut dan telinga korban mengeluarkan darah. Selain itu, pada sejumlah bagian tubuh korban ditemukan bekas memar berwarna hijau kebiruan mulai dari punggung hingga lengan.


Kondisi tersebut membuat keluarga korban terpukul sekaligus curiga bahwa kematian MH tidak sesederhana yang terlihat di permukaan.


Pihak kepolisian melalui Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan awal dan visum sementara, korban diduga meninggal akibat overdosis obat anti nyeri yang diberikan oleh seorang pria bernama Erick Balthasar (40), yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban.


Namun penjelasan itu belum sepenuhnya menjawab keresahan keluarga. Orang tua dan kerabat korban mengaku sulit percaya jika MH meninggal tanpa adanya dugaan tindakan lain, mengingat korban dikenal memiliki kondisi fisik yang baik serta kemampuan bela diri.


Kecurigaan keluarga semakin menguat setelah uang tunai sebesar Rp20 juta yang disebut dibawa korban sebelum berangkat ke Makassar dilaporkan hilang tanpa jejak.


Kuasa hukum keluarga dari Lembaga Bantuan Hukum Macan Rakyat Indonesia (LBH MRI), Jumadi Mansyur, SH, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan mengawal penuh proses hukum kasus tersebut hingga tuntas.


“Kami akan mengawal kasus ini secara serius mulai dari proses penyelidikan, rekonstruksi hingga persidangan. Keluarga korban meminta keadilan ditegakkan seterang-terangnya,” tegas Jumadi.

 

Menurutnya, hilangnya uang milik korban menjadi salah satu poin penting yang wajib diusut aparat penegak hukum karena dinilai memperkuat dugaan adanya motif lain di balik kematian MH.


“Korban membawa uang tunai sekitar Rp20 juta dalam tasnya sebelum berangkat ke Makassar. Namun saat jenazah dievakuasi, uang tersebut sudah tidak ada. Di dompet korban hanya ditemukan sisa Rp8 ribu. Ini tentu menjadi pertanyaan besar,” ungkapnya.

 

LBH MRI juga meminta aparat kepolisian membuka seluruh fakta secara transparan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur kekerasan, penganiayaan, hingga dugaan perampasan harta korban sebelum meninggal dunia.


Tragedi ini turut meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban. Anak MH yang masih berusia balita kini harus kehilangan sosok ibu secara mendadak dan tragis.


Sementara itu, polisi dikabarkan telah mengamankan Erick Balthasar di kediamannya di kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar. Informasi yang berkembang di pihak keluarga juga menyebutkan bahwa terdapat dua orang yang telah diamankan untuk dimintai keterangan, dan salah satunya diduga berprofesi sebagai dosen di Makassar.


Hingga kini, publik masih menunggu pengungkapan utuh dari aparat kepolisian terkait apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian MH di kamar hotel tersebut. Kasus ini pun terus menjadi sorotan karena dinilai menyimpan banyak kejanggalan yang belum terjawab.


Di tengah derasnya perhatian masyarakat, keluarga korban berharap proses hukum berjalan profesional, transparan, dan tidak berhenti hanya pada dugaan overdosis semata. Sebab bagi mereka, kematian MH bukan sekadar kehilangan, melainkan misteri yang harus dibuka seterang-terangnya demi keadilan.



MK_ CELEBES POST 

×
Berita Terbaru Update