Notification

×

Iklan

Gemini-Generated-Image-ga8bifga8bifga8b

Iklan

Gemini-Generated-Image-o40kr0o40kr0o40k

Indeks Berita

Tag Terpopuler

POLRES TORAJA UTARA UNGKAP KASUS PENEMUAN MAYAT IBU DAN BAYI DI TALLUNGLIPU, SEORANG PEREMPUAN DIDUGA SALAH TANGANI PROSES PERSALINAN

Rabu, 09 September 2026 | September 09, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T10:24:57Z
Dokumentasi kontributor Celebes Post 


CELEBES POST | TORAJA UTARA — Kepolisian Resor (Polres) Toraja Utara mengungkap penanganan kasus penemuan jenazah seorang perempuan muda bersama bayi yang baru dilahirkannya di wilayah Kelurahan Tagari Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara.


Peristiwa tersebut bermula setelah aparat kepolisian menerima laporan masyarakat pada Minggu, 6 September 2026, sekitar pukul 15.00 WITA terkait ditemukannya seorang perempuan dan bayi dalam kondisi meninggal dunia.


Korban perempuan diketahui berinisial AS (18), warga Sa'dan Tiroallo, Kecamatan Sa'dan. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan seorang bayi perempuan yang diduga baru saja dilahirkan oleh korban.


Polisi Amankan TKP dan Libatkan Tim Medis


Setelah menerima laporan warga, personel Polres Toraja Utara langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan serangkaian tindakan kepolisian.


Dokumentasi kontributor Celebes Post 

Dokumentasi kontributor Celebes Post 


Petugas kemudian melakukan olah TKP bersama tim medis guna mengetahui kondisi korban dan mengumpulkan fakta-fakta awal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.


Selain pemeriksaan di lokasi, penyidik juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian untuk mengungkap secara utuh kronologi serta penyebab meninggalnya ibu dan bayi tersebut.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan visum, korban perempuan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar enam jam sebelum petugas dan tim medis tiba di lokasi.


Pada pemeriksaan fisik, jenazah AS ditemukan dalam kondisi kaku dan terdapat lebam mayat.


Sementara itu, hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah bayi perempuan menemukan adanya luka lebam pada bagian wajah serta luka di bagian leher sebelah kiri.


Polisi Dalami Dugaan Kesalahan Penanganan Persalinan


Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, kematian AS dan bayi yang dilahirkannya diduga berkaitan dengan proses penanganan persalinan yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial BD.


Menurut pihak kepolisian, BD diduga melakukan penanganan terhadap proses persalinan tersebut meskipun bukan merupakan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi atau kewenangan dalam penanganan persalinan.


Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan hubungan antara tindakan penanganan persalinan dengan meninggalnya korban dan bayi tersebut berdasarkan alat bukti serta hasil pemeriksaan yang dilakukan.


Atas dugaan perbuatannya, BD dijerat Pasal 439 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun, sesuai dengan penerapan pasal yang disampaikan pihak kepolisian.


Polisi Ingatkan Pentingnya Persalinan Ditangani Tenaga Kompeten


Kasi Humas Polres Toraja Utara, AKP Sette Marrung, mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko dalam proses persalinan dan memastikan ibu hamil mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi.


Masyarakat, khususnya keluarga ibu hamil, diharapkan memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan resmi lainnya agar proses persalinan dapat ditangani secara tepat dan sesuai standar medis.


Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi. Penanganan persalinan oleh pihak yang tidak memiliki kompetensi dapat menimbulkan risiko fatal apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan tindakan medis profesional.


Polres Toraja Utara menegaskan proses hukum dan penyelidikan terhadap perkara tersebut akan terus dilakukan untuk mengungkap secara terang seluruh fakta yang melatarbelakangi meninggalnya AS dan bayi perempuan yang baru dilahirkannya.



(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel/Redaksi CELEBES POST)

×
Berita Terbaru Update