Notification

×

Iklan

Iklan

Reses di Parang Tambung, Ari Ashari Ilham Tegaskan Prioritas Pendidikan, Kesehatan dan Literasi di Kota Makassar

Jumat, 13 Februari 2026 | Februari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-02-13T00:41:18Z
Ari Ashari Ilham, SE, menggelar Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026 di Jl. Dg Tata 3



CELEBES POSTMakassar — Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, SE, menggelar Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026 di Jl. Dg Tata 3, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialog terbuka itu dihadiri Lurah Parang Tambung, Babinsa Parang Tambung, Bhabinkamtibmas (Binmas) Parang Tambung, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran unsur pemerintah kelurahan dan aparat kewilayahan menambah bobot sinergi antara legislatif dan struktur pemerintahan di tingkat akar rumput.


Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari perbaikan infrastruktur lorong dan drainase, peningkatan layanan kesehatan, akses pendidikan bagi siswa kurang mampu, hingga program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Ari Ashari Ilham menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.


“Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dalam pembahasan komisi dan penganggaran. Tugas kami memastikan suara warga benar-benar terakomodasi dalam kebijakan daerah,” ujarnya.


Sebagai Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar (per 2025), Ari menekankan fokus pengawasannya pada sektor kesejahteraan rakyat (Kesra), khususnya pendidikan, kesehatan, sosial, dan literasi.


Di bidang pendidikan, ia menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan siswa kurang mampu agar dapat diterima di sekolah negeri, terutama dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).


“Jangan sampai ada anak yang gagal mengakses pendidikan negeri karena keterbatasan ekonomi. Pendidikan harus adil dan berpihak pada yang membutuhkan,” tegasnya.


Sementara di sektor kesehatan dan sosial, Komisi D akan memperketat pengawasan terhadap pelayanan kesehatan dan pelaksanaan program bantuan sosial agar tepat sasaran serta bebas dari praktik diskriminatif.


Tak hanya itu, Komisi D juga membidangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Ari mendorong penguatan budaya literasi di Kota Makassar melalui peningkatan layanan perpustakaan yang modern, inklusif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.


“Literasi adalah fondasi kemajuan daerah. Perpustakaan harus menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.


Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi, Komisi D bermitra dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perpustakaan, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.


Ia menegaskan, Komisi D berkomitmen memastikan setiap kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat benar-benar berdampak langsung dan nyata bagi masyarakat Kota Makassar.


Reses di Kelurahan Parang Tambung ini menjadi gambaran politik partisipatif yang mengedepankan dialog langsung antara wakil rakyat dan konstituennya. Warga pun berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi pembangunan yang merata dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Makassar.


(Redaksi Celebes Post)

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update