Notification

×

Iklan

Iklan

Polemik Kondisi Kerja Mencuat, Manajemen Happy Chicken Ajukan Hak Jawab: Bantah Tudingan dan Minta Pemberitaan Lebih Berimbang

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-16T06:50:21Z

Dokumentasi Celebes Post 


CELEBES POST | MAKASSAR – Manajemen usaha kuliner Happy Chicken akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang sebelumnya dimuat oleh CELEBES POST terkait dugaan kondisi kerja karyawan di lingkungan usaha tersebut.


Melalui pernyataan resmi yang disampaikan kepada redaksi pada Minggu pagi 15 Maret 2026, pihak manajemen meminta agar klarifikasi mereka dimuat sebagai hak jawab sesuai dengan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.


Christin Linardo, menyatakan bahwa sejumlah informasi yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya dinilai belum menggambarkan secara utuh kondisi operasional serta sistem kerja yang berlaku di perusahaan tersebut.


“Manajemen menghargai perhatian publik terhadap isu kesejahteraan pekerja. Namun beberapa informasi yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi operasional dan sistem kerja yang berlaku di perusahaan kami,” ujar Christin dalam keterangan tertulisnya.


Menurut Christin, salah satu poin yang perlu diluruskan adalah mengenai besaran gaji karyawan yang disebutkan dalam artikel sebelumnya. Ia menegaskan bahwa angka yang beredar di pemberitaan tidak menggambarkan keseluruhan struktur kompensasi yang diterima pekerja.


“Dalam praktik operasional, terdapat beberapa komponen lain yang menjadi bagian dari sistem kompensasi kerja. Hal tersebut merupakan bagian dari kesepakatan kerja yang berlaku di lingkungan perusahaan,” jelasnya.


Selain itu, pihak manajemen juga menanggapi soal informasi terkait jam operasional kerja karyawan yang disebut-sebut cukup panjang. Menurut Christin, pola kerja di sektor layanan makanan memang memiliki karakteristik operasional tersendiri yang tidak dapat disamakan dengan sektor pekerjaan lainnya.


Ia menjelaskan bahwa sistem kerja di usaha kuliner mencakup pembagian waktu kerja, jeda operasional, serta waktu istirahat yang disesuaikan dengan kebutuhan layanan kepada pelanggan.


“Informasi yang disampaikan dalam artikel tersebut tidak menjelaskan secara utuh konteks operasional usaha di sektor layanan makanan yang memang memiliki pola kerja tertentu,” katanya.


Lebih lanjut, manajemen Happy Chicken menegaskan bahwa hubungan kerja antara perusahaan dan karyawan selama ini dijalankan dengan mengedepankan komunikasi serta kesepakatan kerja yang berlaku di internal perusahaan.


Christin menyebut bahwa pihak manajemen berkomitmen menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus menjaga hubungan kerja yang baik dengan seluruh karyawan.


“Manajemen senantiasa berupaya menjalankan kegiatan usaha dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan para pekerja,” tegasnya.


Di akhir pernyataannya, pihak manajemen juga menyampaikan apresiasi terhadap peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun mereka berharap agar klarifikasi ini dapat dimuat sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.


“Kami menghargai peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu kami berharap klarifikasi ini dapat dimuat sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers,” pungkasnya.


Dengan dimuatnya klarifikasi ini, diharapkan publik memperoleh gambaran yang lebih lengkap dan berimbang terkait dinamika hubungan kerja di lingkungan usaha tersebut.


(Redaksi CELEBES POST)

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update