Notification

×

Iklan

Iklan

Takbiran Tanpa Konvoi: Pemkot Makassar Pilih Khidmat di Tengah Lonjakan Kendaraan, Warga Tetap Diberi Ruang Bergema

Rabu, 18 Maret 2026 | Maret 18, 2026 WIB Last Updated 2026-03-17T20:22:34Z
Munafri Arifuddin Walikota Makassar Bersama Wakil Walikota Makassar Aliyah Mustika Ilham


CELEBES POST | Makassar, Sulsel — Pemerintah Kota Makassar memastikan masyarakat tetap dapat merayakan malam takbiran menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh kegembiraan. Namun, di balik euforia itu, pemerintah menegaskan satu hal penting: ketertiban dan keselamatan publik tidak boleh dikorbankan.


Malam takbiran diperkirakan jatuh pada 19 atau 20 Maret 2026. Dalam momentum sakral ini, masyarakat tetap diberi ruang seluas-luasnya untuk mengumandangkan takbir, baik di lingkungan lorong, masjid, hingga tingkat kecamatan. Hanya saja, tradisi takbir keliling dengan konvoi kendaraan yang selama ini menjadi pemandangan tahunan, tahun ini resmi ditiadakan.


Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bentuk pelarangan, melainkan pengaturan demi menjaga stabilitas kota.


“Kami tidak melarang takbiran. Silakan dilaksanakan di wilayah masing-masing, di masjid atau lingkungan. Tapi tidak dengan konvoi di jalan raya,” tegas Munafri, Selasa (17/3/2026).

 

Antara Tradisi dan Risiko di Jalan Raya


Selama ini, malam takbiran identik dengan arak-arakan kendaraan hias, dentuman petasan, hingga suara knalpot bising yang memecah malam. Namun di balik kemeriahan itu, tersimpan potensi gangguan—bahkan ancaman keselamatan.


Pemerintah Kota Makassar melihat lonjakan volume kendaraan yang signifikan sebagai faktor utama pengambilan kebijakan ini. Jalanan yang padat berisiko memicu kemacetan panjang hingga kecelakaan lalu lintas jika konvoi tetap dilakukan.


Tak hanya itu, penggunaan petasan dan mercon juga menjadi perhatian serius. Selain mengganggu ketenangan warga, benda-benda tersebut berpotensi menimbulkan bahaya, terutama bagi anak-anak.


“Tidak boleh ada petasan, tidak ada konvoi. Ini demi kenyamanan bersama. Takbiran seharusnya menjadi momen dzikir, bukan euforia yang membahayakan,” lanjut Munafri.

 

Mengembalikan Makna Takbiran


Pemkot Makassar ingin menggeser orientasi masyarakat dari sekadar perayaan meriah menuju esensi spiritual malam takbiran. Malam menjelang Idul Fitri sejatinya adalah waktu untuk memperbanyak takbir, dzikir, dan doa sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan.


Dengan pelaksanaan takbiran yang terpusat di lingkungan masing-masing, diharapkan suasana menjadi lebih khidmat tanpa mengurangi makna kebersamaan.


Peran Aparat dan Tokoh Masyarakat Diperkuat


Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, pemerintah menginstruksikan camat, lurah, RT/RW, hingga tokoh masyarakat agar turut mengawasi dan mengedukasi warga.


Koordinasi lintas elemen ini dinilai penting agar malam takbiran tetap hidup, namun dalam koridor yang tertib dan aman.


Pemkot juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menggelar kegiatan takbiran di wilayahnya, selama tetap berkoordinasi dengan aparat setempat.


Karebosi Jadi Pusat Salat Idul Fitri


Selain pengaturan malam takbiran, Pemerintah Kota Makassar juga telah menetapkan Lapangan Karebosi sebagai pusat pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini.


Wali Kota Munafri mengajak seluruh masyarakat untuk memadati Karebosi dalam suasana kebersamaan dan persatuan. Kecamatan dan kelurahan di sekitar kawasan tersebut juga diminta memfokuskan pelaksanaan salat di lokasi ini.


Harapan untuk Kota yang Lebih Tertib


Melalui kebijakan ini, Pemkot Makassar berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kekhidmatan tanpa mengorbankan ketertiban umum.


Di tengah dinamika kota yang semakin padat, kesadaran kolektif menjadi kunci. Takbiran tetap bergema, tetapi dengan cara yang lebih bijak—menjaga harmoni antara tradisi dan keselamatan.


“Besar harapan kami, Idul Fitri tahun ini dapat dirayakan dengan aman, tertib, dan membawa kedamaian bagi seluruh warga Makassar,” tutup Munafri.


DDL CELEBES POST 

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update