Celebespost Gowa Sulsel -- Gebrakan pelayanan publik kembali digaungkan! Satuan Lalu Lintas Polres Gowa di bawah komando Kasat Lantas AKP Muhammad Muaz menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli), Kamis (07/05/2026).
Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa reformasi pelayanan publik bukan sekadar jargon. Dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru di Satpas Polres gowa, seluruh bentuk biaya di luar ketentuan resmi dilarang keras.
“Tidak boleh ada biaya tambahan di luar yang sudah ditetapkan. Jika masyarakat menemukan hal yang tidak sesuai, silakan laporkan. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami menuju pelayanan prima,” tegas.Muaz .
Transformasi Pelayanan: Lebih Nyaman, Lebih Mudah, Lebih Terbuka
Tak hanya soal ketegasan, inovasi pelayanan juga menjadi sorotan.kanit Regident polres gowa kini menghadirkan berbagai peningkatan signifikan, mulai dari:
Sistem antrean otomatis
Ruang pelayanan yang lebih nyaman
Transparansi proses dari awal hingga akhir
Hingga video tutorial panduan pengurusan SIM terbaru untuk semua golongan: SIM A, B, C, D, hingga SIM Umum
Semua ini dirancang untuk meminimalisir kebingungan masyarakat sekaligus menutup celah praktik percaloan.
Alur Jelas, Tanpa Celah “Jalan Belakang”
Proses pengurusan SIM kini dibuat sistematis dan terukur:
Pemeriksaan Berkas Awal
Fotokopi KTP aktif
SIM lama (untuk perpanjangan)
Surat keterangan sehat
Hasil tes psikologi
Verifikasi & Nomor Antrean Otomatis
Entry Data & Identifikasi
Sidik jari
Tanda tangan digital
Ujian Teori & Praktik
Disediakan coaching clinic bagi yang belum lulus praktik
Pembayaran PNBP & Penerbitan SIM
“Bagi yang belum lulus ujian praktik, kami siapkan layanan pembinaan (coaching clinic) agar pemohon bisa belajar dan mencoba kembali,” jelasnya.
"Pelayanan Berbasis Integritas: Dari gowa untuk Indonesia
Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar Polres Gowa dalam membangun kepercayaan publik. Dengan sistem transparan dan pengawasan ketat, diharapkan praktik pungli yang selama ini menjadi momok bisa benar-benar diberantas.
Di tengah sorotan publik terhadap kualitas layanan birokrasi, gebrakan ini menjadi angin segar—bahwa pelayanan yang bersih, profesional, dan manusiawi bukanlah hal mustahil.
menilai, jika konsistensi ini terus dijaga, maka Satlantas Polrestabes Makassar bisa menjadi role model pelayanan SIM di Indonesia.(*411U).
Laporan : Darmin


