![]() |
| Dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, apel kesiapan patroli dimulai sekitar pukul 01.00 Wita |
MALAM MAKASSAR DIGUNCANG SIAGA BESAR!
CELEBES POST | MAKASSAR, SULSEL — Kota Makassar kembali menunjukkan sikap tegas terhadap berbagai bentuk gangguan keamanan yang selama ini meresahkan masyarakat. Di tengah kekhawatiran warga terhadap aksi geng motor, tawuran, panah busur hingga kriminalitas jalanan, jajaran Polrestabes Makassar bergerak cepat menggelar patroli malam berskala besar, Minggu dini hari (17/5/2026).
Dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, apel kesiapan patroli dimulai sekitar pukul 01.00 Wita di depan kawasan Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar. Suasana dini hari itu berubah penuh kewaspadaan ketika ratusan personel gabungan disiagakan untuk menyisir titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Makassar, para Kapolsek jajaran, hingga personel gabungan dari Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Lantas, FKPM, serta unsur kepolisian sektor lainnya.
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
Dalam arahannya, Kombes Pol Arya Perdana menegaskan bahwa operasi patroli malam bukan sekadar rutinitas biasa. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk keseriusan aparat kepolisian dalam menjaga rasa aman masyarakat Makassar yang belakangan dihantui aksi brutal kelompok jalanan dan tindak kriminal lainnya.
“Alhamdulillah masyarakat sudah mulai merasakan dampak positif dari kegiatan patroli yang dilakukan beberapa hari terakhir,” ujar Arya di hadapan seluruh personel.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa ancaman gangguan keamanan masih harus diantisipasi secara serius, khususnya kemunculan geng motor yang kerap memicu keresahan publik.
Kapolrestabes Makassar itu secara khusus menyoroti aksi tawuran, penganiayaan, penggunaan panah busur, hingga bentrokan antar kelompok yang dinilai dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
“Oleh karena itu, saya minta seluruh personel mengantisipasi semua kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, Arya juga menginstruksikan jajarannya agar tidak ragu melakukan tindakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan di lapangan. Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum.
Bahkan, terhadap pelanggaran ringan sekalipun, aparat diminta tetap melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku, termasuk melalui tindak pidana ringan (tipiring).
Dalam sektor lalu lintas, Arya memerintahkan personel untuk menindak pengendara yang tidak menggunakan helm maupun pengguna knalpot brong yang selama ini banyak dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban kota.
“Silakan lakukan tindakan tilang terhadap pelanggar lalu lintas, khususnya yang tidak memakai helm dan menggunakan knalpot brong,” ujarnya.
Mantan Kapolresta Depok itu juga menekankan pentingnya soliditas antar personel selama operasi berlangsung. Ia meminta seluruh anggota tetap berada di lapangan hingga patroli selesai dilaksanakan.
Instruksi paling keras pun disampaikan Arya terkait penanganan pelaku kejahatan jalanan yang dianggap sudah sangat meresahkan masyarakat.
“Lakukan tindakan tegas yang terukur terhadap pelaku-pelaku kejahatan,” tegasnya.
Bahkan, ia menegaskan bahwa apabila tindakan pelaku sudah membahayakan keselamatan warga maupun petugas, maka aparat diminta mengambil langkah tegas untuk melumpuhkan pelaku sesuai prosedur operasional standar (SOP).
“Kalau sudah meresahkan silakan ambil tindakan tegas. Kalau sudah mengancam jiwa, lakukan tindakan yang bisa melumpuhkan pelaku,” katanya kembali menegaskan.
Di akhir arahannya, Arya meminta seluruh personel tetap sigap membaca situasi di lapangan dan tidak ragu bertindak selama sesuai dengan ketentuan hukum dan SOP kepolisian.
“Lakukan tindakan sesuai SOP, Insya Allah semua bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.
Langkah patroli besar-besaran ini pun mendapat perhatian masyarakat yang berharap Kota Makassar semakin aman dari aksi kriminalitas malam hari, terutama fenomena geng motor dan kekerasan jalanan yang selama ini menimbulkan keresahan luas di tengah warga.
DDL CELEBES POST


