![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
MAKASSAR, CELEBES POST – Suasana duka menyelimuti sebuah rumah kos di Jalan Daeng Ngadde Stapak 4, Pondok Madani, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (5/6/2026). Seorang pria bernama Dasrianto (31) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya setelah dua hari tidak masuk kerja dan tidak dapat dihubungi oleh rekan-rekannya.
Penemuan jasad karyawan swasta yang bekerja di perusahaan ritel MR.DIY tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di lantai kamar kos nomor 7 yang selama dua hari terakhir tampak tidak menunjukkan aktivitas.
Peristiwa itu bermula ketika pihak perusahaan tempat korban bekerja merasa curiga karena Dasrianto tidak masuk kerja selama dua hari berturut-turut tanpa memberikan kabar. Atasan korban kemudian meminta rekan kerjanya untuk mencari tahu keberadaan Dasrianto.
Setibanya di lokasi kos sekitar pukul 11.00 WITA, rekan korban mencoba mengetuk pintu kamar yang dalam keadaan terkunci dari dalam. Namun, tidak ada jawaban maupun tanda-tanda aktivitas dari penghuni kamar tersebut.
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
Karena merasa ada sesuatu yang tidak beres, mereka kemudian meminta bantuan penjaga kos untuk melakukan pengecekan.
Penjaga kos yang berada di lokasi mengaku awalnya merasa takut membuka kamar tersebut. Apalagi selama dua hari terakhir kamar korban terlihat tertutup rapat tanpa aktivitas apa pun.
“Awalnya saya dihubungi pemilik kos. Katanya kamar nomor 7 sudah dua hari tidak ada aktivitas. Saya diminta membuka kamar menggunakan kunci cadangan, tetapi ternyata kunci reset tidak ada. Akhirnya kami memeriksa melalui ventilasi udara di atas pintu menggunakan kamera handphone,” ungkap penjaga kos.
Saat kamera telepon genggam diarahkan ke dalam kamar, pemandangan yang terlihat membuat semua orang terkejut.
Korban tampak tergeletak dalam posisi tengkurap di lantai kamar.
Karena khawatir terjadi sesuatu yang serius, warga kemudian menghubungi ketua RT setempat dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang sebelum akhirnya dilakukan pembukaan akses kamar untuk memastikan kondisi korban.
Ketika kamar berhasil diperiksa, Dasrianto diketahui telah meninggal dunia.
Keluarga Tidak Menyangka
Kabar meninggalnya Dasrianto segera diteruskan kepada pihak keluarga di Kabupaten Sidrap. Salah seorang kerabat korban, Mursalim, mengaku mendapatkan informasi pertama kali dari atasan korban yang meminta bantuan untuk menghubungi Dasrianto karena sudah dua hari tidak dapat dihubungi.
“Saya dihubungi atasannya dan diminta mencari tahu keberadaan Dasrianto karena sudah dua hari tidak ada kabar dan tidak masuk kerja. Saya coba menghubungi, tetapi teleponnya tidak diangkat,” tutur Mursalim.
Menurutnya, korban merupakan pribadi yang aktif, ramah, dan tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatan yang serius.
“Setahu saya tidak pernah ada riwayat penyakit. Orangnya aktif, pekerja keras, dan tidak pernah mengeluh sakit,” katanya.
Mursalim menjelaskan bahwa Dasrianto berasal dari wilayah Uluwale, Kabupaten Sidrap. Korban diketahui telah berkeluarga dan memiliki dua orang anak.
“Keluarga di kampung sudah kami informasikan dan saat ini sedang bersiap menerima jenazah,” tambahnya dengan nada sedih.
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Ipda Abd. Latif, membenarkan adanya penemuan jasad pria tersebut di dalam kamar kos.
Menurutnya, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel gabungan Polsek Tamalate langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tak lama kemudian, Tim Dokpol Polda Sulawesi Selatan bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban,” ujar Ipda Abd. Latif.
Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.
Untuk kepentingan penyelidikan dan visum, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Duka yang Menyisakan Tanda Tanya
Kepergian Dasrianto meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan kerjanya. Tidak ada yang menyangka pria yang dikenal ramah dan aktif tersebut ditemukan meninggal seorang diri di kamar kosnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal. Respons cepat rekan kerja yang merasa curiga karena korban tidak masuk kerja selama dua hari menjadi faktor utama terungkapnya peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian Dasrianto.
(CELEBES POST | Tim Redaksi)
Tag: #Makassar #Tamalate #Dasrianto #MRDIY #PenemuanMayat #BeritaMakassar #CelebesPost #SulselTerkini







