Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BUPATI KETUK PALU, TANTANG PEMUDA MUHAMMADIYAH JANGAN HANYA JADI PENONTON! Musda Bolsel Diminta Lahirkan Pemimpin Visioner dan Penggerak Perubahan

Sabtu, 04 Juli 2026 | Juli 04, 2026 WIB Last Updated 2026-07-04T10:20:51Z
H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si, 


BOLAANG MONGONDOW SELATAN | CELEBES POST Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi dibuka oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan, H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si, pada Sabtu (4/7/2026). Forum tertinggi organisasi kepemudaan tersebut tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah gerak organisasi dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.


Ratusan kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memadati lokasi kegiatan. Hadir pula jajaran Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Utara, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga berbagai elemen organisasi yang turut memberikan dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan Musda.


Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Kamaru menegaskan bahwa Musda bukan hanya ruang demokrasi organisasi, tetapi juga arena evaluasi, konsolidasi, serta penyusunan strategi organisasi untuk menghadapi dinamika sosial, ekonomi, pendidikan, hingga perkembangan teknologi yang terus berubah.


Dokumentasi kontributor Celebes Post 


Menurutnya, organisasi kepemudaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial ataupun pergantian kepengurusan semata. Musda harus menghasilkan gagasan besar, program kerja yang terukur, serta kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin progresif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.


"Pemuda Muhammadiyah memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat. Saya berharap Musda ini melahirkan pemimpin yang amanah, visioner, serta mampu menjawab tantangan zaman," tegas Bupati.

 

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menaruh harapan besar kepada Pemuda Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan moral dan sosial yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan pendidikan, dakwah, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.


Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh kader untuk terus menjaga persatuan organisasi, memperkokoh nilai-nilai keislaman, memperkuat kaderisasi, sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah.


Ia menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan, khususnya pada sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, pelayanan sosial, pembinaan karakter generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.


"Kolaborasi adalah kekuatan. Pemuda Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi pengamat dari berbagai persoalan yang terjadi," ujarnya.


Suasana pembukaan Musda berlangsung penuh khidmat dan sarat nuansa kebersamaan. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya yang menggambarkan semangat perjuangan Muhammadiyah dalam membangun bangsa.


Selanjutnya, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Utara, H. Syamparudin, S.Sos., M.Pd, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan kualitas kepemimpinan di seluruh tingkatan agar Pemuda Muhammadiyah tetap menjadi organisasi yang relevan dan berdaya saing.


Puncak acara ditandai dengan diketuknya palu sidang oleh Bupati Bolaang Mongondow Selatan sebagai simbol resmi dibukanya Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.


Musda ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan baru yang tidak hanya memiliki kapasitas organisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan, memperkuat persatuan kader, memperluas gerakan dakwah, membangun inovasi kepemudaan, serta memberikan kontribusi konkret bagi kemajuan daerah.


Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari persoalan pengangguran, perkembangan teknologi digital, hingga krisis moral di kalangan generasi muda, forum Musda dinilai menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis organisasi agar tetap menjadi kekuatan pembaruan yang mampu menjawab kebutuhan umat dan masyarakat.


Harapan besar kini tertuju kepada para peserta Musda. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Pemuda Muhammadiyah Bolmong Selatan dituntut tidak hanya mampu menjaga marwah organisasi, tetapi juga menghadirkan kepemimpinan yang inovatif, inklusif, berintegritas, serta siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah dalam mewujudkan Bolaang Mongondow Selatan yang semakin maju, religius, dan berdaya saing.



(Amin.L/CELEBES POST)

×
Berita Terbaru Update