![]() |
| Dokumentasi kontributor Celebes Post |
CELEBES POST | MAKASSAR, SULSEL — Kasus dugaan jaringan passobis di Kabupaten Sidrap memasuki babak baru. Setelah sejumlah pelaku kejahatan siber ditangkap Polda Jawa Barat, perhatian kini mengarah ke Sulawesi Selatan untuk mengungkap lebih jauh dugaan jaringan yang disebut memiliki keterkaitan dengan wilayah Sidrap.
Bukan hanya para pelaku yang menjadi sorotan. Dugaan adanya oknum anggota kepolisian yang disebut-sebut menerima setoran dari jaringan passobis juga mulai menjadi bagian dari informasi yang ditelusuri aparat.
Polda Sulawesi Selatan memastikan informasi yang beredar di ruang publik tidak akan serta-merta diabaikan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk mengembangkan hasil penanganan perkara tersebut.
Menurut Didik, penangkapan sejumlah pelaku di Jawa Barat dilakukan berdasarkan strategi penyidikan yang dijalankan penyidik Polda Jabar. Namun, proses tersebut tidak otomatis berhenti setelah para pelaku diamankan.
Jejak komunikasi, hubungan antarpelaku, hingga kemungkinan adanya aliran dana menjadi bagian penting yang dapat digunakan penyidik untuk mengurai struktur jaringan.
Bukan Sekadar Pelaku Lapangan
Persoalan menjadi lebih serius apabila pengembangan perkara nantinya menemukan adanya pihak lain yang selama ini berada di belakang aktivitas jaringan tersebut.
Termasuk informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat.
Namun demikian, dugaan tersebut tetap harus ditempatkan sebagai informasi yang memerlukan pembuktian. Tidak boleh ada pihak yang langsung dinyatakan terlibat sebelum ditemukan bukti dan hasil pemeriksaan resmi dari aparat penegak hukum.
Jika dugaan keterlibatan anggota kepolisian terbukti, perkara tersebut berpotensi berkembang menjadi persoalan yang jauh lebih serius.
Sebab, kasusnya tidak lagi sebatas dugaan kejahatan siber dan penipuan terhadap masyarakat. Dugaan adanya perlindungan atau setoran kepada oknum aparat—jika terbukti—justru dapat membuka pertanyaan baru mengenai bagaimana jaringan tersebut bisa beroperasi dan bertahan.
Publik Menunggu: Siapa di Balik Jaringan?
Kini terdapat sejumlah pertanyaan penting yang menunggu jawaban dari proses penyelidikan.
Seberapa luas jaringan passobis tersebut beroperasi?
Dari mana sumber dan aliran dananya?
Siapa saja yang memperoleh keuntungan?
Dan yang paling sensitif, benarkah terdapat oknum aparat yang menerima setoran atau memberikan perlindungan kepada jaringan tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan itu tentu tidak dapat dijawab hanya melalui informasi yang beredar di media sosial. Diperlukan penyelidikan, pemeriksaan saksi, penelusuran transaksi keuangan, bukti digital, serta alat bukti lain yang sah.
CELEBES POST: Jangan Berhenti pada Penangkapan
CELEBES POST menilai pengungkapan kasus semacam ini semestinya tidak berhenti pada keberhasilan menangkap pelaku di lapangan.
Jika memang terdapat jaringan yang lebih besar, aparat perlu mengungkap aktor intelektual, pengendali, penyandang dana, penerima keuntungan, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan, tentu sepanjang seluruh dugaan tersebut dapat dibuktikan secara hukum.
Publik berhak mengetahui apakah jaringan passobis benar-benar berdiri sendiri atau justru memiliki struktur yang lebih luas.
Di sisi lain, institusi kepolisian juga memiliki kepentingan besar untuk memastikan setiap tudingan terhadap anggotanya diperiksa secara objektif. Jika tidak terbukti, harus ada penjelasan yang terang. Jika terbukti, penindakan tegas justru menjadi bentuk menjaga marwah institusi.
Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menunggu berapa banyak pelaku yang ditangkap.
Masyarakat menunggu siapa yang berada di balik layar.
Sebab apabila dugaan jaringan tersebut benar-benar memiliki struktur, aliran dana, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain, maka kasus passobis di Sidrap dapat menjadi pintu masuk untuk membongkar mata rantai kejahatan siber yang jauh lebih besar.
Kini bola berada di tangan penyidik. Publik menunggu: apakah seluruh jaringan akan dibongkar sampai ke akarnya, atau hanya berhenti pada pelaku-pelaku di permukaan?
DDL_ (CELEBES POST)
