Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori: DPD PJI Kaltim Sah, Jerison Togelang Pimpin Periode 2026–2030

Minggu, 23 Agustus 2026 | Agustus 23, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T20:53:38Z
Dokumentasi PJI


CELEBES POST | SAMARINDA — Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) memasuki babak baru di Kalimantan Timur. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PJI, Ketua Umum PJI Hartanto Boechori resmi mengukuhkan dan melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) PJI Kalimantan Timur periode 2026–2030, Kamis (20/8/2026).


Dalam momentum tersebut, Jerison Togelang resmi dipercaya memimpin DPD PJI Kalimantan Timur untuk periode 2026–2030. Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi PJI karena berlangsung bersamaan dengan perayaan 28 tahun perjalanan organisasi dalam memperjuangkan profesionalisme dan marwah pers.


Prosesi pengukuhan dan pelantikan berlangsung di Gedung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PJI, insan pers dari berbagai media, mitra organisasi, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur.


Turut hadir, di antaranya perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kaltim, Janu Satria, serta Irjen Pol Yehu Wangsajaya dari Jakarta.


HUT ke-28 PJI Diwarnai Prosesi Pemotongan Tumpeng


Suasana syukur mewarnai peringatan HUT ke-28 PJI sekaligus pelantikan DPD PJI Kaltim. Salah satu rangkaian kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi.


Tumpeng dipotong oleh Ketua DPD PJI Kaltim, Jerison Togelang, kemudian diserahkan kepada Ketua Umum PJI Hartanto Boechori sebagai simbol penghormatan dan penghargaan kepada pimpinan organisasi.


Potongan tumpeng tersebut selanjutnya diberikan Hartanto Boechori kepada istrinya, Susy, yang disebut selama ini turut memberikan dukungan dalam perjalanan dan perjuangan membesarkan organisasi PJI.


Hartanto: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Kehormatan


Dalam sambutannya, Hartanto Boechori menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi bukan sekadar kehormatan, tetapi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


Ia meminta seluruh jajaran PJI Kaltim tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, bekerja secara profesional, menjaga independensi serta martabat profesi wartawan di tengah perkembangan arus informasi yang semakin kompleks.


“PJI bukan sekadar organisasi. PJI rumah bagi jurnalis dan wadah untuk membangun profesionalisme, integritas, serta menjaga marwah pers,” ujar Hartanto.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan sebagai kekuatan utama organisasi.


“PJI diperhitungkan karena kekompakan kita dan wajib tetap kita jaga,” tegasnya.

 

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa soliditas internal organisasi menjadi salah satu modal penting PJI dalam menjalankan fungsi dan peran profesionalnya.


PJI Kaltim Diminta Ambil Peran di Tengah Strategisnya IKN


Hartanto juga menyoroti posisi Kalimantan Timur yang semakin strategis seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).


Menurutnya, perkembangan Kaltim sebagai salah satu pusat perhatian nasional dan internasional menuntut keberadaan insan pers yang mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen dan bertanggung jawab.


Dalam konteks tersebut, PJI Kaltim diharapkan dapat mengambil peran konstruktif dalam membangun ekosistem pers yang sehat.


Pers, kata Hartanto, tidak seharusnya ditempatkan sebagai alat kekuasaan. Sebaliknya, pers harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan informasi secara berimbang dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.


Keberadaan pers yang profesional juga dinilai dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mengawal pembangunan, termasuk pembangunan IKN.


Jerison Togelang Siap Bangun Soliditas PJI Kaltim


Sementara itu, Ketua DPD PJI Kaltim periode 2026–2030, Jerison Togelang, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah organisasi.


Ia menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi sekaligus memperkuat soliditas anggota PJI di seluruh wilayah Kalimantan Timur.


“Dari Kalimantan Timur, semangat Persatuan Jurnalis Indonesia kita kuatkan. Kami siap bekerja, membangun organisasi, dan menjaga marwah pers sesuai arahan Ketua Umum PJI,” ujarnya.

 

Bukan Sekadar Seremoni


Pengukuhan DPD PJI Kaltim periode 2026–2030 tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi. Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya kepengurusan baru PJI di Kalimantan Timur dengan tantangan yang semakin besar.


Terlebih, Kalimantan Timur kini menjadi salah satu wilayah strategis nasional karena pembangunan IKN. Kondisi tersebut membuka ruang sekaligus tanggung jawab lebih besar bagi insan pers untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, independen dan dapat dipertanggungjawabkan.


Bagi PJI, babak baru di Bumi Etam diharapkan menjadi langkah memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, sekaligus menjaga marwah pers sebagai salah satu pilar penting demokrasi.


Di penghujung acara, semangat kebersamaan dan kekompakan kembali digaungkan jajaran PJI Kaltim.


“Dirgahayu 28 tahun PJI. PJI, Penegak Pilar Demokrasi,” demikian pekik anggota PJI Kaltim menutup rangkaian kegiatan.


Dari Samarinda, kepengurusan baru PJI Kaltim resmi melangkah. Amanah telah diberikan, dan tantangan untuk menjaga profesionalisme, integritas serta marwah pers kini berada di pundak kepengurusan periode 2026–2030.


Salam kompak,

Ketua umum PJI

Hartanto Boechori.


(REDAKSI CELEBES POST)


×
Berita Terbaru Update