![]() |
| Dokumentasi kontributor Celebes Post |
CELEBES POST | TORAJA UTARA — Perencanaan pembangunan bukan sekadar menyusun daftar program. Di tingkat lembang, forum tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam menentukan kebutuhan serta prioritas pembangunan.
Hal itu terlihat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Lembang (Musrenbang) Lembang Sesean Matallo, Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Lembang Sesean Matallo sejak sekitar pukul 10.00 WITA tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Polsek Sesean Aipda Dedi T.A.
Musrenbang kali ini memiliki agenda penting, yakni menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Lembang (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, sekaligus menyampaikan Daftar Usulan RKPDes untuk Tahun Anggaran 2028.
Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat di wilayah Lembang Sesean Matallo.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain perwakilan DPML Toraja Utara, Camat Sesean Suloara, Kepala Lembang Sesean Matallo, BPL, pendamping desa, tenaga kesehatan Puskesmas Lempo, bidan desa, serta perwakilan BKKBN Kecamatan Sesean Suloara.
Tak hanya unsur pemerintahan, sejumlah elemen masyarakat juga ikut terlibat. Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Wanita, Tokoh Pendidikan, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, hingga perwakilan warga turut ambil bagian dalam pembahasan.
Bukan Sekadar Rapat, Prioritas Pembangunan Dibahas Bersama
Dalam forum tersebut, peserta bersama-sama membahas dan menyepakati prioritas program yang masuk dalam RKPDes 2027.
Selain itu, berbagai usulan pembangunan untuk periode berikutnya juga dirumuskan sebagai bahan perencanaan RKPDes 2028.
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian dari proses musyawarah agar rencana pembangunan di tingkat lembang dapat dibahas bersama sesuai kebutuhan yang disampaikan dalam forum.
Di sisi lain, kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari pengawalan kegiatan sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses musyawarah berlangsung.
Kapolsek Sesean IPTU Anthon Tonapa, SH, mengatakan kehadiran personel Polri dalam Musrenbang merupakan bentuk pengawalan terhadap kegiatan perencanaan pembangunan di lembang.
Menurutnya, pengawalan tersebut dilakukan agar proses kegiatan berjalan lancar dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sesean tetap kondusif.
Warga Tak Hanya Diajak Bicara Soal Pembangunan
Momentum Musrenbang juga dimanfaatkan Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan Kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.
Warga diingatkan agar terus menjaga tali silaturahmi dan kerukunan antartetangga. Pesan tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat tetap harmonis.
Tak berhenti pada persoalan kerukunan, masyarakat juga mendapat imbauan terkait potensi kebakaran di tengah musim kemarau panjang.
Warga diminta tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga diingatkan memastikan api dari pembakaran sampah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Selain itu, puntung rokok juga diminta tidak dibuang sembarangan karena dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran.
Pembangunan Berjalan, Kamtibmas Tetap Dijaga
Musrenbang Lembang Sesean Matallo pada akhirnya tidak hanya menjadi forum untuk membahas program pembangunan 2027 dan usulan 2028.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, masyarakat, dan unsur terkait untuk menjaga komunikasi serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung.
Bagi Polsek Sesean, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga agar aktivitas pemerintahan dan kemasyarakatan berlangsung aman dan kondusif.
Sementara bagi masyarakat, pembahasan RKPDes menjadi bagian penting dalam menentukan arah perencanaan pembangunan lembang untuk tahun mendatang.
Dari ruang musyawarah, pembangunan dirancang. Dari tengah masyarakat, keamanan dan kerukunan terus dijaga.
(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)


