Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puluhan pelaku tawuran antar kelompok di Kota Makassar, ditangkap dalam operasi gabungan

Sabtu, 07 November 2026 | November 07, 2026 WIB Last Updated 2026-11-07T13:47:38Z

 


Dokumentasi kontributor Celebes post



CELEBES POST | MAKASSAR. Puluhan pelaku tawuran antarkelompok di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap dalam operasi gabungan yang melibatkan personel Resmob Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes Makassar, dan tiga polsek jajaran lainya,, Kamis (5/11/2026). sebanyak 23 orang terduga pelaku berhasil diamankan dari operasi di tiga wilayah kecamatan.



"Tim Tindak Gabungan Resmob Polda Sulsel, Jatanras Polrestabes, dan Polsek Tallo melakukan penindakan di wilayah Borta dan kelompok Sapiria," ujar Wawan, Jumat (6/11/2026).


Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Wawan Suryadinata, mengonfirmasi, sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis anak panah busur dan ketapel/pelontar.Selain senjata tajam, petugas juga menemukan narkotika jenis sabu dari warga Sapiria.


Penyisiran dilanjutkan ke wilayah Kecamatan Bontoala, lokasi yang kerap menjadi titik bentrokan antara kelompok warga Bunga Ejaya dan Baraya. Sebanyak lima terduga pelaku berhasil diringkus.


"Berdasarkan hasil interogasi, para terduga pelaku mengonfirmasi bahwa mereka berasal dari kelompok warga Kelurahan Baraya, sedangkan lawan mereka adalah warga Kelurahan Bunga Ejaya," jelas Wawan.


Selanjutnya, tim bergeser ke kawasan Asrama Bara-Baraya di Kecamatan Makassar yang sering terlibat tawuran dengan kelompok warga Antobar. Petugas berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku.










dalam konfirmasi awak media hasil identifikasi awal, rincian 23 orang yang ditangkap di wilayah yang berbeda,


Kecamatan Tallo (11 orang): 10 orang dari kelompok Borta dan 1 orang dari kelompok Sapiria.

Kecamatan Bontoala (5 orang): 5 orang dari kelompok Baraya.

Kecamatan Makassar (7 orang): 3 orang dari kelompok Asrama Bara-Baraya dan 4 orang dari kelompok Antobar.



Sebelum penangkapan massal ini, bentrokan berdar4h meletus di Jalan Kakatua 2, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada Rabu (4/11/2026).


Insiden di Mamajang tersebut menelan korban jiwa. Seorang warga berinisial IA (51) tewas setelah tertancap anak panah busur di bagian leher.


Tak hanya warga, Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada Wahyu Andromeda juga menjadi korban luka saat berusaha melerai massa.


Perwira menengah tersebut terkena anak panah di bagian betis kanan saat berada di lokasi kejadian.


Aksi tawuran antarkelompok warga di Kota Makassar belakangan ini kian marak terjadi



e KARCA | CELEBES POST 

×
Berita Terbaru Update