Notification

×

Iklan

Iklan

Tak Menunggu Bantuan, Warga Bukku dan TNI Tunjukkan Makna Gotong Royong Sesungguhnya

Rabu, 22 Oktober 2025 | Oktober 22, 2025 WIB Last Updated 2025-10-21T21:16:18Z
Dokumentasi Celebes Post 

Bone, Celebes Post — Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya dukungan pemerintah, semangat gotong royong warga Dusun Bukku, Desa Mulamenree, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, patut diacungi jempol. Mereka bahu-membahu membangun infrastruktur desa secara swadaya — sebuah wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap kemajuan kampung sendiri.


Kegiatan gotong royong yang digelar akhir pekan lalu itu bukan sekadar rutinitas warga, melainkan gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dari para pemuda, tokoh adat, hingga kalangan ibu rumah tangga, semuanya turut mengambil peran. Bahkan, Babinsa TNI setempat juga turun langsung membantu dan mengawal kegiatan tersebut, memberikan semangat dan dukungan moral kepada warga agar pembangunan berjalan lancar.


Menurut Ketua RT setempat, kegiatan itu lahir dari keresahan warga atas rusaknya jalan penghubung utama yang telah lama dibiarkan tanpa perbaikan.


“Sudah lama jalan ini rusak, warga susah kalau hujan. Karena tidak ada perhatian, akhirnya kami sepakat memperbaiki sendiri. Semua hasil swadaya warga, tanpa bantuan dari pemerintah,” ujarnya saat ditemui Celebes Post, (21/10/2025).


Dengan alat sederhana dan dana hasil urunan, warga mulai memperbaiki jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 3 meter, termasuk saluran air di sisi kiri dan kanan jalan. Meski dikerjakan manual, progres pembangunan cukup cepat berkat semangat kolektif dan kerja sama yang solid.


Di lokasi kegiatan, Babinsa Desa Mulamenree terlihat ikut memanggul semen dan membantu mengatur jalur air. Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial seperti ini adalah bagian dari pengabdian kepada rakyat.


“TNI selalu hadir di tengah masyarakat. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendukung pembangunan di desa. Melihat semangat warga seperti ini, kami bangga,” tuturnya.


Suasana kebersamaan begitu terasa. Para ibu menyiapkan makanan bagi para pekerja, anak-anak muda membantu mengangkat material, sementara para tokoh masyarakat mengatur jalannya pekerjaan agar efisien dan aman.































Tokoh masyarakat setempat mengatakan, gotong royong ini merupakan simbol nyata dari “merdeka dalam membangun”, di mana warga tak lagi pasrah menunggu janji pembangunan dari pemerintah.


“Kami tidak mau menunggu janji. Kalau semua bergantung pada bantuan, kapan desa ini maju? Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Bukku bisa berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya dengan nada optimis.

 


Masyarakat berharap, upaya swadaya ini membuka mata pemerintah daerah bahwa daerah terpencil seperti Dusun Bukku juga layak mendapatkan perhatian dan pemerataan pembangunan. Mereka menilai, semangat dan kemandirian warga seharusnya dijadikan inspirasi bagi desa lain di Bone dan Sulawesi Selatan.


Meski belum sempurna, jalan yang kini mulai bisa dilalui motor dan kendaraan kecil menjadi simbol perubahan nyata. Bukan hanya membangun jalan, warga Dusun Bukku sesungguhnya tengah membangun harapan — harapan akan desa yang mandiri, kuat, dan diperhatikan.



Reporter: Agus/mds
Editor: Redaksi Celebes Post

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update