![]() |
| Penyerahan Mandat Lembaga Masyayrakat Anti Narkoba (MAKI) |
CELEBES POST | MAKASSAR — Lembaga Masyarakat Anti Narkotika (MAKI) resmi menapaki era baru, menegaskan diri sebagai barisan masyarakat yang siap bergerak langsung ke garis depan dalam perang melawan narkoba. Dalam seremoni khidmat dan penuh simbolik, di New Kopi Gilby, Jalan Dg Tata Raya No.15, Sabtu, 31 Januari 2026, Dewan Pendiri MAKI secara resmi menyerahkan mandat Direktur kepada Hidayat Akbar, S.H., M.H., menandai dimulainya kepemimpinan baru.
Tiga Tokoh Pendiri, Satu Amanah Besar
Mandat diberikan langsung oleh Alamsyah Habib, S.E., Zainuddin DN, dan Irwan, S.H., tokoh pendiri yang selama ini menjadi fondasi gerakan MAKI. Penetapan ini berlandaskan SKT AHU Nomor: AHU-0001146.AH.01.22 Tahun 2024, menjadikan kepemimpinan Hidayat Akbar legal dan sah secara hukum, sekaligus memperkuat kredibilitas MAKI di mata publik.
“MAKI bukan organisasi formalitas. Ini adalah barisan yang berani menghadapi bahaya nyata narkoba yang merusak generasi bangsa. Kami percaya Hidayat Akbar mampu membawa MAKI menjadi kekuatan nyata di lapangan,” tegas Alamsyah Habib, S.E., dalam sambutannya yang berapi-api.
Zainuddin DN menegaskan bahwa kepemimpinan baru ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah moral dan sosial. Menurutnya, MAKI harus menjadi lembaga advokasi, edukasi, dan pengawasan yang mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab semua pihak. MAKI hadir untuk menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar saksi,” ujar Zainuddin.
Sementara itu, Irwan, S.H., menekankan pentingnya keberanian moral dan strategi nyata. MAKI harus berani bersuara, berani bertindak, dan selalu berada di tengah masyarakat yang rentan terhadap narkotika.
“MAKI bukan sekadar organisasi—MAKI adalah perisai rakyat. Kita harus berdiri di garis depan, melindungi yang lemah dan menegakkan kebenaran,” kata Irwan, disambut tepuk tangan hadirin.
Visi Hidayat Akbar: MAKI Hadir Nyata di Masyarakat
Dalam sambutannya, Hidayat Akbar, S.H., M.H., menegaskan komitmen untuk membawa MAKI ke arah yang lebih agresif, strategis, dan berdampak nyata.
“Ini bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab moral. MAKI ke depan akan fokus pada edukasi anti narkotika, pencegahan penyalahgunaan, advokasi korban, serta pengawasan jaringan peredaran. Kami ingin MAKI hadir nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar wacana,” tegas Hidayat, disambut tepuk tangan meriah hadirin.
Hidayat juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan aparat hukum, tokoh masyarakat, dan semua elemen sipil. Ia menegaskan, MAKI tidak akan bergerak sendiri.
“Perlawanan terhadap narkoba harus terstruktur, terukur, dan berani. MAKI akan menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Momentum Strategis dan Simbolik
Seremoni ini bukan sekadar penyerahan dokumen. Penandatanganan resmi, foto bersama Dewan Pendiri, dan suasana yang penuh energi perjuangan menjadi simbol dimulainya kepemimpinan baru MAKI.
Acara ini dihadiri berbagai kalangan: tokoh masyarakat, aktivis sosial, serta perwakilan organisasi anti narkotika lain. Semua hadir memberikan dukungan, menandakan MAKI siap bergerak lebih agresif dan nyata.
Dengan kepemimpinan Hidayat Akbar, MAKI menegaskan satu hal: perlawanan terhadap narkoba bukan lagi wacana—ini adalah gerakan nyata yang hadir di tengah masyarakat, melindungi generasi dan menegakkan hukum.
MAKI Era Baru: Lebih Tegas, Lebih Nyata, Lebih Berani
Dengan momentum ini, publik bisa melihat bahwa MAKI bukan sekadar lembaga formalitas. Ini adalah barisan yang berani, siap turun ke lapangan, mengedukasi masyarakat, mengadvokasi korban, dan mengawasi peredaran narkotika.
Era Hidayat Akbar resmi dimulai—MAKI hadir sebagai kekuatan nyata, di garis depan, untuk melawan narkoba!
MDS_ CELEBES POST

