Notification

×

Iklan

Iklan

Musrenbang Kelurahan Parang Tambung Tahun 2026 Resmi Digelar, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 09 Januari 2026 | Januari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-01-09T10:07:37Z

Dokumentasi Seremonial MUSRENBANG Kelurahan Parang Tambung

CELEBES POST | Makassar — Aula Pertemuan Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, menjadi saksi menguatnya suara warga dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026. Forum strategis ini tak sekadar seremonial, melainkan arena adu gagasan dan penegasan komitmen antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.


Musrenbang resmi dibuka oleh Sekretaris Camat Tamalate, Saddam Musma, yang menggaungkan falsafah Bugis-Makassar “taro ada taro gau”—apa yang diucapkan harus sejalan dengan perbuatan. Pesan ini menjadi penekanan keras agar seluruh usulan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata.


Dokumentasi CELEBES POST

Dokumentasi CELEBES POST

Dokumentasi CELEBES POST 


OPD Bicara Terang, Masalah Warga Mengemuka


Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir dan memaparkan fokus program masing-masing:


Dinas PU menyoroti persoalan drainase yang dinilai masih menjadi akar banjir dan genangan di sejumlah titik.


Bappeda menegaskan pentingnya penginputan usulan Musrenbang yang akurat agar tak gugur di tingkat perencanaan.


Dinas Perpustakaan mendorong penguatan taman baca literasi sebagai ruang cerdas masyarakat.


Dinas Kesehatan mengurai program pencegahan TBC, menekankan deteksi dini dan peran keluarga.


Dinas Pendidikan memaparkan isu anak putus sekolah serta usulan rehabilitasi sekolah yang dinilai mendesak.


Dinas Perhubungan menanggapi keluhan lampu jalan, persoalan klasik yang berdampak langsung pada keselamatan warga.


Lurah Tekankan Peran RT/RW dan Program “Mulia”


Lurah Parang Tambung, Muh. Zulkifli Ghozali, menitikberatkan peran Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat sebagai ujung tombak koordinasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program “Mulia” sangat bergantung pada soliditas di tingkat lingkungan.


LPM, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Suarakan Fasum


Perwakilan LPM yang diwakili Suardi Daeng Rani menyuarakan pentingnya sinkronisasi aspirasi warga. Sementara Babinsa Zulharman dan Bhabinkamtibmas Firmawan menekankan perlunya peningkatan fasilitas umum (fasum) untuk menjawab keluhan warga yang selama ini berulang.


DPRD Kota Makassar: Aspirasi Akan Dikawal


Dari unsur legislatif, DPRD Kota Makassar menegaskan komitmen mengawal seluruh aspirasi warga. “Semua yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat InsyaAllah akan diupayakan dan diperjuangkan semaksimal mungkin,” ditegaskan perwakilan Komisi D.


Dalam forum ini juga disampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Makassar 2026 untuk Kelurahan Parang Tambung dari:


Hj. Irmawati Sila (Komisi B)


Adi Akbar (Komisi D)


Budi Hastuti (Komisi B)


Ari Ashari Ilham (Komisi D)


Andi Makmur Burhanuddin (Komisi A)



Warga Angkat Aplikasi LONTARA


Menarik perhatian, tokoh masyarakat sekaligus Ketua RT 01 RW 01 Parang Tambung, M. Yusri Maliang, secara kritis mempertanyakan kesiapan dan mekanisme penggunaan aplikasi LONTARA yang tengah diluncurkan pemerintah. Ia menekankan agar inovasi digital tidak justru menyulitkan warga di lapangan.


Catatan CELEBES POST:


Musrenbang Parang Tambung 2026 memperlihatkan satu hal krusial: warga tak lagi sekadar mengusulkan, tetapi mulai menagih realisasi. Drainase, pendidikan, kesehatan, hingga penerangan jalan kini tercatat rapi. Tinggal satu pertanyaan besar—apakah seluruh janji dan komitmen itu benar-benar akan menjelma menjadi kerja nyata? Waktu dan konsistensi pemerintah akan menjadi jawabannya.(*)

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update