Notification

×

Iklan

Iklan

RMS Mundur dari NasDem Sulsel, Peta Politik Sulsel Mulai Bergeser Jelang Rakernas PSI

Sabtu, 17 Januari 2026 | Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-17T10:20:27Z
Rusdi Masse Mappasessu (RMS)


CELEBES POST, Makassar, Sulsel — Dinamika politik Sulawesi Selatan kembali memanas. Rusdi Masse Mappasessu (RMS) dipastikan mundur dari Partai NasDem Sulsel sekaligus melepaskan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulsel. Kabar ini menjadi sorotan luas karena dinilai berpotensi mengubah peta kekuatan politik di Sulsel, khususnya menjelang agenda nasional sejumlah partai.


Informasi pengunduran diri RMS diperoleh dari sumber internal Partai NasDem. Disebutkan, surat resmi pengunduran diri RMS telah diserahkan dan diterima Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem sejak pekan lalu.


“Iya, betul itu,” ujar salah satu sumber internal NasDem saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2025).


Jawaban atas Isu Politik Menjelang Rakernas PSI


Kepastian mundurnya RMS sekaligus menjawab berbagai spekulasi politik yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Isu tersebut mencuat seiring santernya kabar RMS akan mengambil langkah politik baru menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada 29–31 Januari 2025.


Sebagai figur politik berpengaruh asal Kabupaten Sidrap, RMS dikenal memiliki basis massa kuat dan rekam jejak panjang dalam kontestasi politik Sulsel. Mundurnya RMS dari NasDem tentu bukan peristiwa biasa, melainkan sinyal adanya pergeseran strategi dan arah politik.


PSI Isyaratkan “Kejutan Besar”


Di sisi lain, Sekretaris DPW PSI Sulsel, Indira Mulyasari Paramastuti, sebelumnya telah memberi isyarat adanya kejutan besar dalam Rakernas PSI mendatang. Pernyataan tersebut kini dinilai publik memiliki keterkaitan erat dengan dinamika RMS.


“Namanya juga kejutan, bisa jadi Mister J, bisa jadi Mister R, dan tokoh-tokoh yang lain. Memang bakal ada kejutan di Rakernas PSI dan itu penyampaian dari DPP,” ujar Indira kepada wartawan beberapa waktu lalu.


Pernyataan ini memperkuat spekulasi bahwa Rakernas PSI bukan sekadar agenda internal, melainkan panggung deklarasi politik penting yang dapat mempengaruhi konstelasi politik nasional dan daerah, khususnya di Sulawesi Selatan.


Implikasi Politik yang Lebih Luas


Pengunduran diri RMS dari NasDem dinilai berpotensi menimbulkan efek domino, baik di internal NasDem Sulsel maupun pada peta koalisi politik menjelang agenda-agenda besar nasional ke depan. Publik kini menanti langkah politik selanjutnya dari RMS: apakah bergabung dengan PSI, membangun poros baru, atau mengambil peran strategis lainnya.


Yang jelas, mundurnya RMS menandai satu babak baru dalam dinamika politik Sulsel. Pergerakan elite politik daerah kembali menunjukkan bahwa politik tidak pernah statis, melainkan terus bergerak mengikuti momentum dan kepentingan strategis.


Perkembangan selanjutnya masih dinantikan.



DDL CELEBES POST 

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update