Notification

×

Iklan

Iklan

Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar Apresiasi Kinerja Kapolres dan Kasat Intelkam Polres Gowa dalam Menjaga Stabilitas Keamanan

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-16T07:41:00Z
Dokumentasi Kontributor Celebes Post 


CELEBES POST | Makassar — Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Muh. Zulhamdi Suhafid, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolres Gowa dan Kasat Intelkam Polres Gowa, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Daerah Sulawesi Selatan, atas langkah-langkah preventif yang berhasil menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gowa pada peristiwa kerusuhan yang terjadi pada 29 Agustus 2025 lalu.


Dalam keterangannya, Zulhamdi menilai bahwa pendekatan komunikasi yang humanis serta koordinasi yang intensif dengan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting yang membuat Kabupaten Gowa tetap kondusif di tengah situasi yang sempat memanas di sejumlah daerah.


“Pada peristiwa 29 Agustus 2025 lalu, kita melihat banyak daerah yang mengalami eskalasi konflik dan kerusuhan. Namun di Kabupaten Gowa justru situasi tetap kondusif, meskipun terdapat banyak organisasi kemahasiswaan, OKP, serta organisasi masyarakat yang beraktivitas di wilayah ini,” ujar Zulhamdi.


Menurutnya, kondisi tersebut tidak terjadi secara kebetulan. Ia menilai bahwa stabilitas keamanan di Kabupaten Gowa merupakan hasil dari upaya membangun komunikasi yang terbuka, pendekatan yang merakyat, serta koordinasi yang harmonis antara aparat kepolisian dan berbagai elemen masyarakat.


Zulhamdi menegaskan bahwa pola pendekatan yang dilakukan oleh Kapolres Gowa dan Kasat Intelkam Polres Gowa patut mendapatkan apresiasi secara institusional dari pimpinan tertinggi kepolisian.


“Kami mendorong agar Kapolri memberikan apresiasi kepada Kapolres Gowa dan Kasat Intelkam Polres Gowa atas dedikasi dan kinerjanya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ini merupakan contoh nyata bagaimana pendekatan preventif dan komunikasi yang baik dapat meredam potensi konflik sosial,” jelasnya.


Lebih lanjut, Zulhamdi juga menilai bahwa pola komunikasi yang dibangun oleh Polres Gowa selama ini telah mampu menciptakan hubungan yang konstruktif antara aparat keamanan dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk para aktivis, organisasi kepemudaan, dan organisasi kemasyarakatan.


Ia mengatakan bahwa hingga saat ini komunikasi tersebut masih terus terjalin dengan baik, sehingga menciptakan ruang dialog yang sehat antara masyarakat dan aparat penegak hukum.


“Kami melihat bahwa komunikasi yang dibangun oleh Kapolres Gowa dan Kasat Intelkam Polres Gowa tidak bersifat elitis, tetapi merakyat dan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal ini yang membuat Kabupaten Gowa tetap harmonis, tenteram, dan damai,” tambahnya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap praktik keamanan yang berbasis pendekatan dialogis, Zulhamdi juga mendorong agar pola kepemimpinan dan strategi komunikasi yang diterapkan di Polres Gowa dapat dijadikan contoh bagi kepolisian di daerah lain di Indonesia.


“Kami berharap Kapolri dapat menjadikan Kapolres Gowa dan Kasat Intelkam Polres Gowa sebagai role model bagi jajaran kepolisian di berbagai daerah. Pendekatan yang humanis, komunikatif, dan responsif terhadap masyarakat merupakan kunci dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika demokrasi,” tutupnya.


Dengan pendekatan yang inklusif serta komunikasi yang terus dibangun dengan berbagai elemen masyarakat, Kabupaten Gowa dinilai mampu mempertahankan stabilitas keamanan daerah serta menjadi contoh praktik pengelolaan keamanan berbasis kemitraan antara aparat negara dan masyarakat sipil.


(MZ)

Banner Utama

coklat-inspirasi-berita-baru-instagram-post-20241022-060924-0000
×
Berita Terbaru Update