 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
CELEBES POST | MAKASSAR — Momentum Halal Bihalal di Makassar, Jumat (10/4/2026), menghadirkan dua potret berbeda namun saling melengkapi: konsolidasi aktivis kemanusiaan yang sunyi dari kehadiran warga, serta kehangatan silaturahmi tingkat RT/RW yang penuh partisipasi masyarakat.
Di Sky One Restaurant, kegiatan Halal Bihalal yang diinisiasi oleh para eks relawan shelter berlangsung dalam suasana reflektif. Namun, fakta menarik terungkap—tidak ada warga umum yang hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta yang datang didominasi oleh para mantan ketua shelter warga dari berbagai kelurahan se-Kota Makassar.
Kondisi ini justru mempertegas bahwa pertemuan tersebut lebih mengarah pada konsolidasi internal para pegiat sosial yang selama ini fokus menangani isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Hadir dalam forum tersebut, Makmur Payabo, S.Sos., Ketua YAPTA UMMI Kota Makassar, yang menegaskan pentingnya menjaga semangat perjuangan.
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
“Kita tidak boleh lelah. Meskipun yang hadir terbatas, semangat kita harus tetap besar. Ini soal kemanusiaan, soal bagaimana kita terus hadir untuk korban,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar ke depan dibangun kembali wadah yang lebih solid dan terstruktur, sehingga gerakan perlindungan perempuan dan anak tidak berjalan sporadis, melainkan sistematis dan berkelanjutan.
Sementara itu, pada malam yang sama, suasana berbeda terlihat di Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate. Halal Bihalal tingkat RT/RW digelar di Kompleks Hartaco Blok III M Nomor 23, RT 01 RW 06, dengan partisipasi aktif warga dan unsur pemerintahan setempat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah. Turut hadir anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, yang menunjukkan dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan tersebut.
Camat Tamalate tidak dapat hadir secara langsung dan diwakili oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasie Trantib). Dalam sambutannya, disampaikan permohonan maaf dari Camat atas ketidakhadirannya karena agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Camat yang belum sempat hadir malam ini. Namun beliau menitipkan pesan agar momentum Halal Bihalal ini dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mendukung program Wali Kota Makassar,” ujar perwakilan kecamatan.
Kehadiran lurah Parang Tambung bersama jajaran turut menambah kekhidmatan acara, yang juga diisi dengan ceramah agama oleh Bahtiar Syam, S.Ag., M.A.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Bahtiar menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Halal Bihalal adalah momentum untuk membersihkan hati, mempererat silaturahmi, dan membangun kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang,” tuturnya.
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
 |
| Dokumentasi Galeri foto Kontributor Celebes Post |
Namun di balik kemeriahan tersebut, muncul pula catatan kritis dari warga terkait ketidakhadiran Camat dalam momentum penting ini. Sebagian warga menilai, Halal Bihalal seharusnya menjadi ruang strategis bagi pemimpin wilayah untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat, terlebih jika masih dalam fase awal masa tugas di kecamatan tersebut.
Dua kegiatan dalam satu malam ini menggambarkan realitas sosial yang kontras: di satu sisi, para aktivis berjuang dalam lingkaran terbatas menjaga isu kemanusiaan tetap hidup; di sisi lain, masyarakat akar rumput merawat kebersamaan dalam balutan tradisi.
CELEBES POST menilai, keduanya memiliki peran penting. Namun, tantangan ke depan adalah bagaimana menjembatani gerakan sosial dengan partisipasi masyarakat luas, sehingga isu-isu krusial seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak hanya menjadi perhatian segelintir orang, tetapi menjadi gerakan bersama.
Pewarta: Tim CELEBES POST