CELEBES POST | Barru, Sulawesi Selatan — Kota Salatiga kembali menorehkan catatan penting dalam sejarah kepolisian Indonesia. Kota yang dikenal dengan wajah toleransi, keberagaman, dan kehidupan sosial yang damai ini, sekali lagi mempercayakan tongkat kepemimpinan Polres kepada seorang Polisi Wanita (Polwan).
Melalui mutasi besar-besaran Polri pada Maret 2025, jabatan Kapolres Salatiga resmi beralih dari AKBP Aryuni Novitasari kepada AKBP Veronica Yulis Prihayati. Menariknya, ini menjadi dua periode berturut-turut Polres Salatiga dipimpin oleh perwira perempuan, sebuah pesan kuat bahwa kepemimpinan Polwan bukan sekadar simbol, melainkan kebutuhan nyata institusi.
Tonggak Baru Seorang Polwan Berprestasi
Penunjukan AKBP Veronica Yulis Prihayati bukan hanya promosi jabatan, tetapi juga babak penting dalam perjalanan pengabdiannya. Ini merupakan pertama kalinya ia dipercaya sebagai Kapolres, posisi strategis yang menuntut ketegasan, empati, dan kemampuan manajerial tinggi.
Lahir di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, pada 28 November 1984, AKBP Veronica adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005. Ia dikenal sebagai sosok perwira dengan kombinasi kuat antara disiplin kepolisian dan kecakapan akademik, dibuktikan dengan gelar Sarjana Hukum (S.H.) yang disandangnya.
Sebelum bertugas di Salatiga, AKBP Veronica menjabat sebagai Kabag Bin Opsnal Ditbinmas Polda Jawa Tengah, posisi yang menempatkannya dekat dengan masyarakat. Pengalaman tersebut diyakini menjadi bekal berharga dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta keharmonisan sosial di Salatiga—kota kecil dengan denyut toleransi yang besar.
Melanjutkan Estafet Pengabdian AKBP Aryuni
Di sisi lain, estafet kepemimpinan ini juga menjadi penutup masa tugas AKBP Aryuni Novitasari yang telah memimpin Polres Salatiga sejak Juli 2023. Sosoknya dikenal rendah hati, pekerja keras, dan memiliki rekam jejak panjang dalam institusi Polri.
Perjalanan karier AKBP Aryuni menjadi inspirasi tersendiri:
Mengawali pengabdian dari Bintara Polri tahun 1998,
Menembus jenjang Perwira pada 2004,
Menyelesaikan Sespimen Polri tahun 2022,
Memiliki pengalaman strategis di SSDM Mabes Polri sebelum menjabat Kapolres.
Kini, AKBP Aryuni bersiap melanjutkan tugas baru di Mabes Polri, membawa pengalaman lapangan dan kepemimpinan yang telah teruji.
Lebih dari Sekadar Rotasi Jabatan
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Ia menjadi cermin perubahan wajah Polri, di mana perempuan tidak lagi ditempatkan sebagai pelengkap, melainkan aktor utama dalam struktur komando.
Salatiga, dengan kepercayaan berulang kepada Polwan sebagai Kapolres, seolah mengirim pesan kuat: kepemimpinan yang tegas bisa berjalan seiring dengan sentuhan humanis. Dan di tangan AKBP Veronica Yulis Prihayati, harapan itu kini dilanjutkan—menjaga keamanan, merawat toleransi, dan mendekatkan Polri dengan masyarakat.
Sebuah babak baru dimulai, dengan keyakinan bahwa pengabdian adalah soal ketulusan, bukan soal gender.
MDS CELEBES POST

