![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
CELEBES POST | Makassar, Sulsel – Di tengah derasnya arus informasi dan padatnya aktivitas jurnalistik di Makassar, sebuah pertemuan sederhana justru melahirkan pesan besar. Bukan di gedung megah, bukan pula dalam forum resmi penuh protokol, melainkan di markas Masyarakat Anti Narkoba Indonesia di Jalan Daeng Ngadde, Sabtu (20/06/2026).
Di tempat inilah, para jurnalis lintas media berkumpul. Mereka meninggalkan sejenak rutinitas peliputan, bukan untuk beristirahat, tetapi untuk menyatukan visi: bagaimana menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba yang kian nyata.
MAKI, Garda Sunyi di Tengah Ancaman Nyata
Selama ini, MAKI Sulawesi Selatan bekerja tanpa banyak sorotan. Mereka hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, melakukan pendampingan, hingga menyuarakan bahaya narkotika yang perlahan menggerogoti masa depan bangsa.
Namun, perjuangan itu tidak mudah. Di lapangan, mereka berhadapan dengan minimnya kesadaran masyarakat, stigma terhadap korban, hingga keterbatasan dukungan.
Pertemuan dengan para jurnalis menjadi titik penting. MAKI tidak lagi berjalan sendiri. Ada kekuatan baru yang siap menggaungkan pesan mereka lebih luas: media.
Jurnalis Tak Hanya Melaporkan, Tapi Ikut Berjuang
Dalam dialog yang berlangsung hangat, para jurnalis menyadari bahwa selama ini pemberitaan narkoba sering kali hanya berhenti pada peristiwa—penangkapan, barang bukti, dan pelaku. Padahal, ada sisi lain yang lebih penting: pencegahan dan edukasi.
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
![]() |
| Dokumentasi Kontributor Celebes Post |
“Kami ingin lebih dari sekadar memberitakan. Kami ingin ikut menjaga, ikut mengingatkan, dan ikut menyelamatkan,” ujar salah satu jurnalis yang hadir.
Kesadaran ini menjadi titik balik. Bahwa media memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran publik.
Sinergi yang Diharapkan Menggema Lebih Luas
Pertemuan ini tidak menghasilkan keputusan formal, namun melahirkan komitmen moral yang kuat. Sinergi antara MAKI dan insan pers diharapkan menjadi awal dari gerakan yang lebih besar—gerakan melawan narkoba berbasis edukasi dan kepedulian.
Di tengah maraknya peredaran narkotika, langkah kecil seperti ini justru menjadi harapan besar. Karena perubahan tidak selalu dimulai dari hal besar, tetapi dari kesadaran yang tumbuh bersama.
Pesan untuk Masyarakat: Ini Tanggung Jawab Kita Bersama
MAKI melalui pertemuan ini ingin menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Ini adalah tanggung jawab semua pihak—orang tua, pendidik, tokoh masyarakat, hingga media.
Dari Makassar, suara itu kini mulai menggema: bahwa generasi muda harus diselamatkan, dan waktu untuk bergerak adalah sekarang.
TIM LIPUTAN CELEBES POST
Pewarta Penyambung Lidah Rakyat


