Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

POLRESTA GOWA RESMI LAHIR: Dari Wacana Bertahun-tahun, Akhirnya Tuntas di Tangan Aldy Sulaiman

Senin, 20 April 2026 | April 20, 2026 WIB Last Updated 2026-04-20T10:39:01Z
Dokumentasi Kontributor Celebes Post 


CELEBES POST | GOWA – Lonjakan status dari Polres menjadi Polresta di Kabupaten Gowa bukan sekadar perubahan nomenklatur. Di balik itu, tersimpan dinamika panjang, tarik-ulur wacana, hingga akhirnya berujung pada satu titik terang: realisasi konkret di era kepemimpinan Muhammad Aldy Sulaiman.


Kepolisian Resor Gowa kini resmi naik tipe dari D (Polres) menjadi C (Polresta). Keputusan ini sontak menuai apresiasi luas, termasuk dari kalangan mahasiswa. Salah satu suara yang paling lantang datang dari Muh. Zulhamdi Suhafid, yang menyebut capaian ini sebagai bukti nyata, bukan sekadar janji.


“Ini bukan capaian biasa. Ini adalah jawaban atas kebutuhan riil masyarakat Gowa yang terus berkembang,” tegas Zulhamdi dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).


Bukan Hadiah, Tapi Hasil Tekanan Realitas


Zulhamdi menyoroti bahwa kenaikan tipe ini sejatinya bukanlah “hadiah administratif”, melainkan konsekuensi logis dari pertumbuhan pesat Kabupaten Gowa. Dengan jumlah penduduk yang meningkat dan wilayah yang luas, kebutuhan terhadap penguatan struktur keamanan menjadi tak terelakkan.


“Kalau melihat rasio penduduk dan luas wilayah, sudah lama Gowa layak naik tipe. Ini bukan soal prestise, tapi soal kebutuhan mendesak,” ujarnya.


Kenaikan status menjadi Polresta otomatis membuka ruang penambahan personel, peningkatan fasilitas, hingga optimalisasi pelayanan publik di sektor keamanan. Namun di balik itu, muncul pertanyaan yang tak bisa dihindari: kenapa baru sekarang?


Wacana Lama, Eksekusi Baru


Fakta yang diungkap Zulhamdi cukup menggelitik. Ia menyebut bahwa rencana kenaikan tipe Polres Gowa bukanlah isu baru. Wacana ini telah bergulir selama bertahun-tahun, namun selalu berhenti di meja perencanaan—tanpa eksekusi nyata.


“Sudah lama dibahas, tapi tidak pernah tuntas. Baru di masa kepemimpinan Pak Aldy ini bisa diselesaikan. Artinya, ada keseriusan dan keberanian untuk menuntaskan,” sorotnya tajam.


Pernyataan ini seolah menjadi sindiran halus terhadap kepemimpinan sebelumnya yang dinilai belum mampu membawa perubahan konkret.


Gaya Kepemimpinan yang Menembus Sekat


Lebih dari sekadar capaian administratif, Zulhamdi juga menilai sosok Muhammad Aldy Sulaiman sebagai figur yang berbeda. Ia menekankan pendekatan humanis dan keterbukaan Kapolres dalam berdialog dengan berbagai elemen, termasuk mahasiswa.


Ia bahkan mengaku pernah berdiskusi langsung terkait rencana strategis kenaikan tipe tersebut beberapa bulan sebelum keputusan ini diresmikan.


“Saat itu beliau sudah sangat yakin. Bukan sekadar wacana, tapi ada roadmap yang jelas. Dan hari ini, itu terbukti,” ungkapnya.


Harapan atau Ujian Baru?


Namun di tengah euforia, publik tentu menaruh harapan sekaligus tekanan baru. Status Polresta bukan hanya simbol, tetapi juga beban tanggung jawab yang lebih besar.


Pertanyaannya kini: apakah peningkatan struktur ini akan benar-benar diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan keamanan di lapangan?


Masyarakat Gowa menanti jawaban nyata—bukan sekadar seremoni.


CELEBES POST menilai, kenaikan tipe ini adalah momentum emas. Jika tidak dimanfaatkan dengan serius, maka perubahan ini hanya akan menjadi catatan administratif tanpa dampak signifikan.


Sebaliknya, jika dikelola dengan komitmen yang sama seperti proses perolehannya, maka Polresta Gowa berpotensi menjadi model baru pelayanan kepolisian yang progresif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.



CELEBES POST
Pewarta Penyambung Lidah Rakyat

×
Berita Terbaru Update